Semakin Tua, Bentuk Wajah Semakin Kotak, Benarkah?

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi kulit cantik. Shutterstock.com

    Ilustrasi kulit cantik. Shutterstock.com

    TEMPO.COJakarta - Ketua Perhimpunan Dokter Estetika Indonesia dr Teguh Tanuwidjaja, M. Biomed (AAM), mengatakan bertambahnya usia akan mempengaruhi bentuk wajah seseorang. Semakin tua, wajah pun akan menjadi kotak meskipun sebelumnya tampak kencang dan tirus.

    “Hal ini disebabkan menyusutnya jaringan lunak di bawah kulit (subcutaneous fat) sehingga kulit lebih kendur dan wajah kelihatan kotak,” ujar Teguh di Jakarta, belum lama ini.

    Menurut dia, ini adalah tanda-tanda penuaan wajah yang dialami setiap manusia. Penuaan wajah mulai terlihat pada pertengahan usia 20-an. Lipatan samar mulai terlihat di alis dan sekitar mata.

    Lalu, pada pertengahan usia 30, lipatan samar tersebut semakin terlihat tegas. Selanjutnya, kerutan terlihat di dahi sampai area garis senyum. Memasuki usia 40, volume wajah mulai menurun. Ini ditandai dengan area mata yang lebih cekung, pipi kempot, dan kulit kendur.

    Penuaan tidak bisa dihindari, tapi dapat dicegah. Salah satunya dengan mempertahankan 15 persen lemak tubuh. Terlebih bagi perempuan kurus dan berwajah sudut, mereka dapat mempertahankan 20-25 persen lemak tubuh agar terlihat muda pada usia 40-an.

    TABLOIDBINTANG

    Berita lainnya:
    Masihkah Kita Percaya pada Kebetulan?
    5 Jenis Toner Alami dan Cara Membuatnya
    Orang Tua Jangan Menghukum Diri atas Perilaku Buruk Anak


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Akhir Cerita Cinta Glenn Fredly

    Glenn Fredly mengembuskan napas terakhirnya pada Rabu, 8 April 2020 di RS Setia Mitra, Jakarta. Glenn meninggalkan cerita cinta untuk dikenang.