Perubahan Otak Wanita Setelah Menjadi Ibu

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • AP/Corpus Christi Caller-Times, Michael Zamora

    AP/Corpus Christi Caller-Times, Michael Zamora

    TEMPO.CO, Jakarta - Sebuah penelitian terbaru menemukan bahwa otak wanita berubah secara permanen setelah mereka mengalami kehamilan dan menjadi ibu.

    Penelitian yang dilakukan Dr Liisa Galea, di University of British Columbia, menunjukkan bahwa wanita yang telah menikmati masa menjadi ibu bagi bayi baru lahir berubah kognisi (kemampuan berpikir) dan neuroplastisitas (perubahan adaptif sel saraf) dalam menanggapi terapi hormon.

    Studi ini menjelaskan bahwa terapi hormon berbasis estradiol bisa memiliki efek yang lebih menguntungkan. Sedangkan terapi berbasis estrone bisa memberi efek yang lebih buruk bagi kecerdasan dan risiko demensia (kepikunan) pada wanita.

    Dr Galea menyimpulkan bahwa hormon memiliki dampak berarti pada kemampuan berpikir. "Kehamilan juga merupakan peristiwa yang mengubah hidup, secara psikologis dan fisiologis, sehingga faktor-faktor ini harus diperhitungkan ketika mengobati gangguan otak pada wanita," ujar Dr Galea seperti dilansir Zeenews.

    TABLOIDBINTANG

    Berita lainnya:
    Biarkan Bayi Menangis, Bu!
    Baby Blues Syndrome Membahayakan Ibu dan Bayi
    Kejadian Luar Biasa Saat Ibu Bersentuhan Langsung dengan Bayi


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jokowi Memilih Status PSBB, Sejumlah Negara Memutuskan Lockdown

    Presiden Joko Widodo atau Jokowi memutuskan PSBB. Hal itu berbeda dengan sejumlah negara yang telah menetapkan status lockdown atau karantina wilayah.