Kiat Mengembangkan Bisnis Turunan Pokemon Go

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang pria bermain aplikasi Pokemon Go di ponsel pintarnya di Tokyo, Jepang, 22 Juli 2016. Pokemon Go sendiri sebenarnya dijadwalkan untuk dirilis di Jepang pada Rabu (20/7/2016) lalu. Niantic, Pokemon Go, dan Nintendo, tiga pihak di balik game tersebut, tidak mengungkapkan secara jelas alasan keputusan penundaan tersebut. (AP Photo)

    Seorang pria bermain aplikasi Pokemon Go di ponsel pintarnya di Tokyo, Jepang, 22 Juli 2016. Pokemon Go sendiri sebenarnya dijadwalkan untuk dirilis di Jepang pada Rabu (20/7/2016) lalu. Niantic, Pokemon Go, dan Nintendo, tiga pihak di balik game tersebut, tidak mengungkapkan secara jelas alasan keputusan penundaan tersebut. (AP Photo)

    TEMPO.CO, Jakarta - Demam Pokemon GO kini mulai merambah dunia bisnis. Banyak pelaku usaha yang memanfaatkan euforia Pokémon GO untuk meningkatkan kinerja bisnis mereka. Seperti yang dilakukan sebuah kafe di Melbourne, Australia. Kafe ini memberikan diskon khusus bagi para pemain game Pokémon GO dengan menunjukkan Pokémon tertentu yang ditangkapnya.

    Nintendo sebagai salah satu pemilik saham The Pokémon Company yang memegang hak milik atas franchise Pokémon ikut terkena imbas positif atas kesuksesan game tersebut. Saham Nintendo di bursa naik drastis hingga lebih dari 30 persen dibandingkan beberapa tahun lalu sebelum game yang dikembangkan oleh Niantic ini meluncur ke publik.

    Managing Director dari situs pembanding produk keuangan paling populer di Indonesia HaloMoney.co.id, Jay Broekman, menyatakan bahwa kesuksesan Pokémon GO juga dapat diterapkan bagi Anda yang akan atau sedang merintis bisnis sendiri.

    “Salah satu kunci sukses dalam berbisnis adalah belajar dari bisnis lain yang telah lebih dulu sukses. Meskipun jenis bisnis yang Anda jalani belum tentu sama, Anda tetap bisa mengadopsi berbagai hal yang membuat bisnis tersebut sukses,” kata Jay. Setidaknya, ada 4 pelajaran bisnis yang bisa Anda tangkap di balik kesuksesan Pokémon GO:

    1. Wujudkan mimpi konsumen Anda
    Kesuksesan Pokémon GO tidak bisa dilepas dari franchise induknya, Pokémon, yang sangat populer sejak tahun 1990-an. Franchise tersebut diciptakan oleh Satoshi Tajiri dari Jepang dan diawali dari platform video game yang kemudian berkembang ke ranah anime (film kartun Jepang), trading card game, mainan, dan sebagainya. Tema mendasar yang ada pada Pokémon adalah seorang Pokémon trainer yang betualang mengumpulkan berbagai Pokémon dan menjadi seorang Pokémon Master.

    Banyak orang-orang penggemar franchise tersebut yang kini telah beranjak dewasa, namun masih ‘memendam’ imajinasi sebagai Pokémon trainer. Game Pokémon GO sukses mewujudkan mimpi tersebut di dunia nyata dan membuat banyak penggemarnya sangat antusias memainkan game yang satu ini.

    Selain Pokémon GO, Anda juga sebenarnya bisa melihat hal yang sama pada salah satu perusaahan ojek online yang sukses mewujudkan mimpi mudah bepergian ke mana-mana dengan tarif murah. Mewujudkan mimpi konsumen Anda adalah kunci utama agar bisnis Anda bisa sukses keras.

    2. Gunakan inovasi dan kreativitas
    Salah satu hal yang menyebabkan kesuksesan Pokémon GO adalah fitur Augmented Reality (AR) yang memanfaatkan lokasi di dunia nyata. Game ini ‘memaksa’ Anda sebagai pemain untuk pergi ke berbagai tempat demi mengumpulkan item atau menangkap Pokémon. Sangat berkebalikan dari kebanyakan game yang umumnya bisa dimainkan tanpa perlu melangkah sedikitpun dari kamar tidur Anda.

    Inovasi atas game ini mampu membuat Pokémon GO menjadi salah satu game yang sangat sukses, melebihi popularitas Ingress. Game tersebut juga dibuat oleh Niantic dan sama-sama berbasis Location Augmented Reailty. Namun, kreatif mengawinkan fitur inovatif tersebut dengan franchise Pokémon yang telah disukai banyak orang terbukti mampu mendongkrak kesuksesan Pokémon GO.

    3. Dengarkan suara konsumen
    Sebelum meluncurkan Pokémon GO, Niantic melakukan survey terlebih dahulu dengan mengadakan beta test terhadap sejumlah calon konsumennya di Jepang, Amerika, Australia dan Selandia Baru. Mereka mendengarkan berbagai kekurangan yang ada pada game tersebut dan memolesnya sebelum game tersebut resmi diluncurkan ke publik.

    Sebagai pemilik bisnis, Anda juga perlu mendengarkan suara konsumen dari Anda. Cobalah survei apa yang menurut mereka kurang dari produk bisnis Anda, area apa yang bisa dikembangkan lebih lanjut, lalu apa yang menjadi kelebihan produk bisnis Anda untuk tetap dipertahankan.


    4. Jangan berhenti untuk berkembang
    Dalam berbagai wawancara, CEO Niantic John Hanke menyatakan bahwa Pokémon GO akan terus berkembang untuk memenuhi kebutuhan para pemainnya. Banyak inovasi atas berbagai fitur game yang akan ia kembangkan lebih lanjut.

    Sebagai pemilik bisnis, Anda tentu tidak bisa berhenti dengan mudah di tengah jalan. Ketika Anda memutuskan untuk ‘diam di tempat’, maka bisnis Anda akan sulit untuk berkembang. Carilah berbagai ide untuk terus mengembangkan bisnis yang Anda miliki.

    TABLOIDBINTANG

    Berita lainnya:
    Yuk, Bikin Es Krim Stroberi
    Uji Kecepatan Tangan dengan Olahraga Stacking
    Psikolog: Remaja Peniru Seleb Media Sosial Lebih Vulgar


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    New Normal, Cara Baru dalam Bekerja demi Menghindari Covid-19

    Pemerintah menerbitkan panduan menerapkan new normal dalam bekerja demi keberlangsungan dunia usaha. Perlu juga menerapkan sejumlah perlilaku sehat.