Supaya Lalat Tak Beterbangan di Sekitar Rumah

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi lalat di atas makanan. Shutterstock.com

    Ilustrasi lalat di atas makanan. Shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Lalat merupakan serangga yang cukup berbahaya bagi kesehatan karena habitat hidupnya yang lebih banyak di area kotor. Lalat juga gemar menghinggapi makanan segar, seperti buah dan sayuran, termasuk bahan pangan lain yang beraroma tajam yang biasa kita konsumsi.

    Jika di rumah ada bahan makanan yang termasuk kategori tadi-berbau tajam, buah dan sayuran, segera masukkan ke tempat yang bersih dan terlindungi dari udara bebas. Berikut ini cara menghindari dan mengusir lalat dari rumah dan sekitarnya.

    1. Bersihkan buah dan sayuran
    Bersihkan buah-buahan dan sayuran yang baru dibeli menggunakan air bersih. Jangan lupa segera buang kantong plastik pembungkusnya yang sudah tertular aroma buah-buahan atau sayuran.

    2. Jangan buang sampah sembarangan
    Jangan sembarang meletakkan atau membuang sampah sisa makanan di tempat sampah yang terdapat di dalam rumah dan pekarangan. Jangan malas dan segera buang ke tempat sampah yang terletak di luar rumah.

    3. Siapkan wadah tertutup
    Ingat untuk selalu menyimpan buah-buahan atau sayuran dalam wadah tertutup, lalu letakkan di lemari pendingin atau atas meja.

    4. Segera dikonsumsi
    Segera konsumsi atau buang buah dan sayur yang kondisinya sudah tidak bagus. Jika buah dan sayur ini pernah dihinggapi lalat, segera bersihkan dan jangan menyimpannya lebih lama karena akan membuat larva berkembang biak.

    5. Jaga kebersihan
    Jaga kebersihan botol atau wadah penyimpan kecap, sirup, sambal yang ada di dapur, meja makan atau lemari pendingin. Lalat juga sangat menyukainya.

    6. Bungkus
    Alih-alih menggunakan kantong atau meletakkannya begitu saja, peram buah yang masih mentah dengan membungkusnya menggunakan kantong kertas cokelat atau kertas semen. Ini akan menghindarkan buah dari serangan lalat.

    7. Jangan simpan sampah
    Jangan menyimpan sampah organik di dalam rumah terlalu lama. Segera kubur atau buang di area terbuka yang memungkinkan sampah organik hancur lebih cepat. Untuk sampah nonorganik bisa dibuang ke tempat sampah tertutup atau didaur ulang.

    TABLOIDBINTANG

    Berita lainnya:
    Manfaat Lain dari Kantong Plastik Sampah
    10 Barang yang Sering Dihanyutkan di Kloset
    Cara Membasmi Kecoa di Rumah


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Mereka Boleh Tetap Bekerja Saat DKI Jakarta Berstatus PSBB

    PSBB di Jakarta dilaksanakan selama empatbelas hari dan dapat diperpanjang. Meski demikian, ada juga beberapa bidang yang mendapat pengecualian.