Zat Kimia Make-up yang Wajib Dihindari Kulit Sensitif

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi perlengkapan rias/make up. Shutterstock.com

    Ilustrasi perlengkapan rias/make up. Shutterstock.com

    TEMPO.COJakarta - Mereka yang memiliki kulit sensitif harus berhati-hati ketika memilih produk kecantikan. Setelah mencoba berbagai produk dan menghadapi risikonya, mereka yang berkulit sensitif seperti menemukan “harta karun” ketika ada produk kecantikan yang cocok.

    Dr Vermén Verallo-Rowelle, seorang dokter kulit, menyebutkan tujuh bahan kimia yang perlu Anda cek pada label produk perawatan kulit yang digunakan. Ikuti tip ini agar Anda tidak menyesal ketika membelinya.

    1. Aroma
    Tambahan wewangian sangat potensial memancing alergi atau iritasi pada kulit yang sangat sensitif. Produk yang mengandung lebih sedikit wewangian adalah yang terbaik. Atau cari produk dengan aroma alami sebagai gantinya.

    2. Bahan pengawet
    Bahan pengawet juga berpotensi memancing alergi dan iritasi pada kulit. Salah satu bahan kimia yang harus dihindari adalah methylisothiazolinone, yang sebenarnya memiliki tingkat reaksi alergi mencapai 10 persen. Adapun bahan pengawet lain rata-rata memiliki tingkat reaksi alergi 1-2 persen.

    3. Pewarna
    Ini juga sumber lain yang berpotensi memancing alergi atau iritasi pada kulit. Pewarna sebenarnya peringkat teratas untuk alergen. Jadi pilih produk yang tidak mengandung pewarna.

    4. Phthalates
    Sebuah studi yang dilakukan di New York menunjukkan adanya asosiasi saraf dan masalah psikologis yang menakutkan dengan bahan ini. Biasanya phthalates digunakan untuk membuat wadah dari produk kecantikan, bahkan terkadang ditemukan dalam produk itu sendiri. Phthalates juga menyebabkan demam, rinitis, alergi, asma, dan iritasi kulit.

    5. Comedogens
    Bahan comedogenic ditemukan dalam produk make-up seperti tabir surya. Bahan ini dapat menimbulkan komedo atau jerawat pada orang dewasa yang menggunakannya. Di antaranya adalah acetylated lanolin alcoholethylhexyl palmitatesodium laureth sulfate, dan kalium klorida.

    6. Amioda-Amine Surfaktan
    Beberapa bahan pencuci wajah yang lebih baru tidak mengandung sodium lauryl sulfate, tapi sebaliknya, banyak memiliki surfaktan, yang ternyata adalah alergen. Beberapa contoh surfaktan di antaranya cocamidopropylbetaine, dimethylaminopropylamine, oleamidopropyldimethylamine, dan stearamidopropyl dimethylamine.

    STYLECASTER | NIA PRATIWI

    Berita lainnya:
    Mitos dan Fakta Soal Bau Napas Tak Sedap
    Cermati 6 Poin Penting dalam Negosiasi Gaji
    Alasan Wanita Minta 'Break' dari Hubungan Asmara


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Resep Mudah Membuat Disinfektan Saat Wabah Virus Corona

    Ketika wabah virus corona merebak, cairan disinfektan kian diminati masyarakat. Bila kehabisan, ada cara alternatif membuat cairan anti kuman itu.