10 Makanan yang Harus Dihindari Penderita Masalah Mental  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi perempuan stres/depresi. Shutterstock.com

    Ilustrasi perempuan stres/depresi. Shutterstock.com

    TEMPO.COJakarta - Bila Anda memiliki masalah dengan kesehatan mental, seperti kegelisahan, stres, dan depresi, bijaksanalah dalam memilih makanan. Hindari makanan yang makin memicu masalah mental itu. Berikut ini beberapa jenis makanan yang sebaiknya dijauhi.

    1. Kafein
    Kafein dikenal dengan zat stimulan dan psikoaktif, juga memiliki reputasi sebagai pemicu respons aktif tubuh dan justru membuat orang yang meminumnya lebih gugup.

    2. Gula
    Alami atau buatan, gula tetap bukan sahabat yang baik buat tubuh. Meski hasil penelitian menunjukkan gula tak ada kaitan dengan masalah mental, pemanis ini tetap mengakibatkan perubahan pada tubuh yang bisa memperparah masalah mental dan membuat kemampuan tubuh menghadapi stres menurun. Sama dengan kafein, gula juga bisa mengubah suasana hati, sulit berkonsentrasi, dan kelelahan.

    3. Gluten
    Gluten adalah protein yang terdapat pada tepung dan bisa memicu gejala kegelisahan. 

    4. Makanan olahan
    Makanan hasil olahan biasanya mengandung pengawet dan zat tambahan lain dan diklaim kurang baik buat kesehatan, terutama pencernaan. Padahal, kesehatan pencernaan bisa menjadi awal dari munculnya gejala masalah kegelisahan dan suasana hati yang naik-turun.

    5. Alkohol
    Hindari terlalu banyak menenggak minuman beralkohol karena racun yang terkandung di dalamnya bisa mengganggu fungsi mental dan fisik, serta sangat berpengaruh pada kadar serotonin pada otak.

    6. Produk susu
    Dari beberapa penelitian diketahui para penderita gangguan mental menunjukkan gejala yang lebih parah setelah mengkonsumsi produk-produk susu. Sekitar 10 persen orang dewasa alergi laktosa dan banyak pula yang kesulitan mencerna kasein yang terkandung dalam susu sapi.

    7. Soda
    Minuman bersoda tak hanya mengandung gula yang tinggi, tapi juga pewarna buatan dan aspartam, zat yang banyak ditemukan pada minuman bersoda dan permen karet, serta biasanya berbahaya. Selain bisa menghambat produksi serotonin pada otak seperti gula, aspartam dituduh sebagai salah satu penyebab sakit kepala, insomnia, kegelisahan, dan suasana hati yang naik-turun, serta dikaitkan dengan beberapa jenis kanker.

    8. Gorengan
    Makanan yang digoreng tidak hanya sulit dicerna, tapi juga sangat minim nutrisi. Mengkombinasikan pemilihan makanan yang buruk dan cara pengolahan yang salah sudah pasti akan menjadi biang keladi munculnya berbagai masalah kesehatan. Bukan hanya obesitas dan penyakit jantung, melainkan juga masalah mental. 

    9. Jus buah
    Hindari jus buah siap saji dalam kemasan karena biasanya mengandung banyak gula. Ada tiga jenis gula, yakni sukrosa, glukosa, dan fruktosa. Fruktosa terdapat pada buah-buahan dan sayuran, biasanya ditambahkan untuk jus buah atau minuman beraroma buah. Yang menjadi persoalan, fruktosa hanya diproses di liver dan bukan pilihan tubuh untuk sumber energi. Yang menjadi pelindung kita ketika terlalu banyak menelan fruktosa dari buah atau sayur adalah serat yang terdapat pada sumber makanan alami itu. Bila tubuh kekurangan serat, konsumsi fruktosa bisa berlebihan.

    10. Makanan asin
    Makanan yang asin atau mengandung banyak garam berarti tinggi sodium. Menurut para ahli, mengkonsumsi terlalu banyak sodium tidak baik buat sistem saraf, juga dapat menyebabkan kelelahan dan mengganggu sistem kekebalan tubuh.

    FOXNEWS | PIPIT

    Berita lainnya:
    Supaya Benar Memesan dan Minum Kopi
    Cara Mudah Membuat Lawan Bicara Terkesan
    Perhatikan 5 Hal Ini Sebelum Berhubungan Intim


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Memberlakukan Kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar

    Presiden Joko Widodo telah menandatangai PP No 21 Tahun 2020 yang mengatur pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar menghadapi virus corona.