Agar Hubungan Suami-Istri Kian Romantis  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi pasangan di atas ranjang. shutterstock.com

    Ilustrasi pasangan di atas ranjang. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Kunci kebahagiaan hidup pasangan adalah hubungan seks yang memuaskan. Itulah hasil yang didapat dari sebuah penelitian yang dilakukan peneliti di Chapman University di Orange, California, California State University, Sonoma State University, dan di Kinsey Institute di Indiana University.

    Sekitar 39 ribu pasangan menikah diminta untuk menilai kepuasan seksual mereka selama enam bulan pertama. Penelitian dalam Journal of Sex Research mencatat ada lima jenis komunikasi berbeda yang bisa menimbulkan kepuasan seksual.

    Menurut Wall Street Journal, peneliti menyimpulkan ada lima jenis kontribusi yang membuat sebuah hubungan bahagia, berikut ini di antaranya.

    - Memberikan pujian pada pasangan saat melakukan sesuatu di tempat tidur.

    - Tanyakan apa yang diinginkan pasangan.

    - Meminta sesuatu yang mereka inginkan dari pasangannya.

    - Menggoda pasangan saat siang hari melalui telepon atau e-mail.

    - Meminta feedback apa yang dirasakan pasangan saat itu.

    Tidak hanya itu, Anda juga dapat mengatakan hal-hal yang romantis pada pasangan, seperti berikut ini.

    - Sekitar 75 persen pria dan 74 persen wanita mengatakan kepada pasangannya ‘Aku mencintaimu’ setelah berhubungan seks.

    - Terlibat dalam ‘pembicaraan seksi’

    - Tertawa tentang sesuatu yang lucu saat berhubungan seks

    - Meredupkan lampu

    - Suasana lebih romantis dengan alunan musik

    TABLOIDBINTANG

    Berita lainnya:
    Stop Interupsi, Pelajari Dulu Etika Berpendapat Saat Rapat
    Menutupi Bayi di Kereta Dorong Saat Panas Memicu Kematian
    Riset: Belajar di Sekolah Tak Perlu Lama


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Hal yang Dilarang dan Dibatasi Selama Pemberlakuan PSBB Jakarta

    Anies Baswedan memberlakukan rencana PSBB pada 9 April 2020 di DKI Jakarta dalam menghadapi Covid-19. Sejumlah kegiatan yang dilarang dan dibatasi.