7 Hal yang Hilang Saat Bepergian

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi seorang wisatawan. (marketingtochina)

    Ilustrasi seorang wisatawan. (marketingtochina)

    TEMPO.CO, Jakarta - Manusia sehat mana yang tak suka bepergian? Bepergian atau berlibur membuat kita menjauhi rutinitas yang membosankan serta memberi kesempatan mencari udara segar dan suasana yang berbeda.

    Meski demikian, ada saja hal yang hilang selama kita bepergian, meski tak berarti semuanya negatif. Berikut ini tujuh hal yang hilang, yang akan kita rasakan saat bepergian.

    1. Kehilangan Arah
    Kehilangan arah, salah jalan, atau tersesat adalah bagian dari perjalanan ke tempat asing. Kadang, penggunaan GPS atau peta tak banyak membantu. Namun ada juga sisi positif dari tersasar ini. Kita bisa bertanya dan berkomunikasi dengan banyak orang.

    2. Kehilangan Koper
    Kehilangan koper juga kerap dialami mereka yang sedang bepergian. Bisa karena lupa, bisa juga karena kesalahan dari pihak penerbangan, kereta api, atau bus. Untuk mengantisipasi kehilangan barang bawaan, bawalah sedikit mungkin barang sehingga tak perlu membawa beberapa tas atau koper besar yang harus dititipkan di bagasi. Hal penting lainnya, jangan pernah menaruh uang serta barang dan dokumen berharga di dalam koper. Setidaknya, simpan satu set pakaian di dalam tas. Bila koper terselip, tetap ada baju untuk ganti.

    3. Kehilangan Tiket
    Lupa membawa atau menaruh tiket juga hal yang sering terjadi. Sebelum berangkat, pastikan tiket ada di tangan dan simpan di tempat yang aman.

    4. Kehilangan Kontak
    Selama bepergian, kita sering kehilangan kontak dengan teman-teman. Kita sulit memiliki waktu luang untuk berkomunikasi atau mengirim kabar kepada mereka. Sisi baiknya, kita bisa melupakan rutinitas dengan orang-orang yang sama dan berkesempatan mengenal orang-orang baru.

    5. Kehilangan Rutinitas 9-17
    Mungkin ini kehilangan yang paling Anda nantikan. Menikmati suasana perjalanan atau liburan membuat kita melupakan rutinitas masuk kerja pukul 09.00 dan pulang pukul 17.00. Kita tidak akan menyesali kehilangan itu, apalagi bila berada di tempat dengan pemandangan yang menakjubkan.

    6. Kehilangan Cinta
    Ketika bepergian sendiri atau dengan teman-teman, kita meninggalkan pasangan di tempat asal. Kesibukan bepergian membuat kita tidak punya waktu mengecek ponsel dan membalas pesan serta panggilan. Bahkan, tak jarang kita menemukan pasangan baru saat berkelana. Ambil saja sisi positif dari pengalaman tersebut. Jangan nbersikap terlalu melankolis.

    7. Kehilangan Diri Sendiri
    Terakhir, dan yang paling penting, kehilangan diri sendiri. Bepergian bisa mengubah hidup dan kita mungkin bukan sosok yang sama lagi ketika pulang. Perubahan boleh-boleh saja, asalkan menjadi lebih baik.

    INDIATIMES | PIPIT

    Berita lainnya:
    Sedang Memilih Calon Istri, Cek 8 Kriterianya
    Fakta! Gampang Lupa Tak Terkait dengan Usia
    Hai Wanita, Jangan Mengubah 5 Hal Ini demi Laki-laki


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Arti Bilangan R(0) dan R(t) untuk Menerapkan New Normal

    Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Suharso Monoarfa mengatakan bahwa suatu daerah dapat melaksanakan New Normal bila memenuhi indikator R(0).