Fakta! Gampang Lupa Tak Terkait dengan Usia  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi. optenetpc.com

    Ilustrasi. optenetpc.com

    TEMPO.COJakarta - Bertambahnya usia seseorang biasanya diikuti juga dengan sifat buruk, sering atau mudah lupa. Lupa meletakkan kunci mobil atau rumah, lupa barang-barang yang akan dibeli ketika berada di toko, atau lupa apa yang ingin disampaikan ketika berbicara, menjadi hal yang biasa.

    Sebenarnya kita tak perlu menyalahkan pertambahan usia sebagai penyebab "penyakit lupa". Menurut Real Simple, ada beberapa cara untuk memperkuat memori dan tak berkaitan dengan umur.

    Neuroplasticity adalah kemampuan otak untuk mengembangkan neuron dan membangun koneksi untuk memperbaiki daya ingat. Tanpa terpengaruh umur, kita memiliki kemampuan untuk mempelajari hal-hal baru dan memperkuat memori. 

    Seperti juga otot, kita harus melatih otak dan memberinya nutrisi yang baik agar bisa berfungsi maksimal. Berikut ini lima cara untuk memperbaiki daya ingat dan membuat otak tetap tajam sampai bertahun-tahun ke depan.

    1. Tidur
    Salah satu cara untuk memperkuat daya ingat adalah memperbaiki kualitas dan waktu tidur. Menurut para peneliti dari Universitas Pennsylvania di Amerika Serikat, kehilangan 3-4 jam waktu tidur dalam semalam sangat berpengaruh pada daya ingat. Otak dipercaya membutuhkan waktu delapan jam untuk beristirahat agar bisa memperbarui memori. 

    2. Makanan yang tepat
    Untuk mengasah memori agar tetap tajam, pilihlah makanan yang baik. Sayuran segar dan lemak sehat sangat baik buat kesehatan otak. Jangan lupa mengurangi asupan gula dan karbohidrat.

    3. Olahraga teratur
    Motivasi utama kita ketika berolahraga mungkin hanya membentuk otot atau menjaga berat badan. Kita tak pernah menyadari bahwa berolahraga dengan teratur sangat baik buat kesehatan otak. Olahraga bisa membuat otak tetap tajam karena membuat aliran darah lebih lancar ke seluruh tubuh. Saat kita berolahraga, otak melepaskan norepinephrine, zat kimia yang sangat mempengaruhi daya ingat.

    4. Asah otak
    Bermain game yang bisa mengasah otak juga sangat baik buat daya ingat. Permainan itu bisa dilakukan saat kita sedang tidak ada pekerjaan untuk membuat otak terus bekerja. Tak perlu memilih permainan yang sulit, cukup mengisi teka-teki silang atau bermain Sudoku.

    5. Bersosialisasi
    Berkumpul bersama teman-teman tak kalah bermanfaat dari menghabiskan waktu di perpustakaan. Tetap aktif secara sosial dan berkomunikasi dengan orang lain juga bisa mencegah proses penuaan kognitif dan mempertahankan memori tetap setajam pisau.

    PIPIT

    Berita lainnya:
    Yuk, Ngopi Asyik di Fakultas Kopi
    Bila Kata Maaf Tidak Mampu Menyelamatkan Hubungan
    Pasangan Lakukan Kekerasan? Ini yang Harus Anda Lakukan


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pedoman WHO Versus Kondisi di Indonesia untuk Syarat New Normal

    Pemerintah Indonesia dianggap belum memenuhi sejumlah persyaratan yang ditetapkan WHO dalam menjalankan new normal.