Waspadai Zat Berbahaya pada Produk Buah Kering

Reporter

sxc.hu

TEMPO.COJakarta - Banyak produk buah kering mencantumkan kandungan sulfur dioksida pada kemasannya. Senyawa apakah itu? Berbahayakah buat kesehatan? 

Apakah sulfur dioksida?
Sulfur dioksida adalah zat kimia yang memiliki sifat pengawet. Zat ini pertama kali digunakan oleh bangsa Romawi saat menyadari bahwa membakar lilin belerang selama proses pembuatan anggur bisa membantu minuman tersebut tetap segar selama perjalanan ke tempat yang jauh.

Kenapa ditambahkan ke buah kering?
Sulfur dioksida ditambahkan bukan hanya pada buah dan sayuran kering, melainkan juga minuman bersoda atau beralkohol seperti anggur. Zat tersebut dijadikan pengawet dan dapat membunuh bakteri. Zat ini juga bisa menjaga warna sehingga ditambahkan pada buah kering yang berwarna muda, seperti aprikot, persik, apel, nanas, pepaya, dan mangga, agar warnanya tak berubah menjadi cokelat.

Sulfur dioksida sebenarnya terdapat dalam banyak makanan. Tapi hanya produk makanan dengan kandungan dioksida belerang yang tinggi (10 miligram per liter) yang harus mencantumkannya di kemasan.

Apakah zat ini berbahaya?
Sulfur dioksida tidak baik buat penderita asma. Namun, buat mereka yang sehat, efeknya tidak terlalu berbahaya meskipun dalam sebuah percobaan pada tikus ditemukan dampak kerusakan DNA dan kanker. 

Bagaimana cara menghindari pemakaian sulfur dioksida?
Untuk membuat produk tahan lama tanpa sulfur dioksida, simpanlah produk tersebut di lemari pembeku.

ORGANICAUTHORITY | PIPIT






Kemnaker Gelar Workshop Atasi Tantangan Kesehatan Kerja

18 Mei 2022

Kemnaker Gelar Workshop Atasi Tantangan Kesehatan Kerja

Banyak perubahan terjadi pada ketenagakerjaan. Perlu penyiapan untuk perlindungan tenaga kerja.


Tips Mencegah Iritasi Kulit di Belakang Telinga karena Pakai Masker

8 Maret 2022

Tips Mencegah Iritasi Kulit di Belakang Telinga karena Pakai Masker

Potensi peradangan semakin besar apabila seseorang memiliki kulit sensitif dan menggunakan masker dalam waktu yang lama.


Kenali 6 Penyakit Pembuluh Darah yang Paling Umum Terjadi

30 Desember 2021

Kenali 6 Penyakit Pembuluh Darah yang Paling Umum Terjadi

Penyakit pembuluh darah adalah gangguan yang mempengaruhi sistem peredaran darah dari dan ke organ tubuh.


Sikap Skeptis Tinggi, Daewoong Gaet 15 Anak Muda Kreatif Galakkan Info Kesehatan

20 Desember 2021

Sikap Skeptis Tinggi, Daewoong Gaet 15 Anak Muda Kreatif Galakkan Info Kesehatan

Banyak masyarakat bersikap skeptis terkait bahaya pandemi Covid-19. Untuk tangani hal itu, Daewoong ajak anak muda galakkan info kesehatan


Asam Lambung Naik, Ketahui Posisi Tidur yang Tepat dan Lakukan Diet Asam Lambung

18 November 2021

Asam Lambung Naik, Ketahui Posisi Tidur yang Tepat dan Lakukan Diet Asam Lambung

Beberapa hal yang yang harus diperhatikan penderita gangguan asam lambung adalah posisi tidur dan diet.


Mengenal Demam Tifoid, Cegah dengan Vaksinasi 3 Tahun Sekali

13 November 2021

Mengenal Demam Tifoid, Cegah dengan Vaksinasi 3 Tahun Sekali

Indonesia masih endemi demam tifoid atau dikenal dengan sebutan penyakit tipus atau tipes.


Manfaat Berjalan Kaki, Membantu Mengurangi Berat Badan Hingga Mood Lebih Baik

11 November 2021

Manfaat Berjalan Kaki, Membantu Mengurangi Berat Badan Hingga Mood Lebih Baik

Rutin berjalan kaki setiap hari membantu mengurangi risiko penyakit jantung, diabetes, dan menurunkan berat badan.


Sering Pakai Semprotan Hidung untuk Mencegah Covid-19, Begini Cara Kerjanya

30 Oktober 2021

Sering Pakai Semprotan Hidung untuk Mencegah Covid-19, Begini Cara Kerjanya

Salah satu cara mencegah Covid-19 adalah dengan menyemprotkan cairan khusus ke hidung. Apa kandungan dalam cairan itu dan bagaimana cara kerjanya?


5 Cara Terhindar dari Sakit Kepala

24 Oktober 2021

5 Cara Terhindar dari Sakit Kepala

Penyebab sakit kepala yang dominan terjadi selama pandemi Covid-19 adalah kelelahan dan kurang tidur.


Kapan Puncak Massa Tulang dan Waktu yang Tepat Mencegah Osteoporosis

23 Oktober 2021

Kapan Puncak Massa Tulang dan Waktu yang Tepat Mencegah Osteoporosis

Ketahui periode terbaik memumpuk "bekal" menjelang massa tulang puncak, fase kondisi tulang terbaik, dan penurunannya untuk mencegah osteoporosis.