Makanan yang Harus Dipilih dan Dihindari Penderita Cacar Air  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • ncbi.nlm.nih.gov

    ncbi.nlm.nih.gov

    TEMPO.COJakarta - Cacar air adalah penyakit yang umum terjadi, terutama pada anak-anak. Gejalanya demam, pusing, sakit tenggorokan, sakit perut, dan yang paling mencolok bercak-bercak merah pada kulit yang gatal dan panas.

    Bercak-bercak merah itu biasanya pertama muncul di daerah perut, punggung, atau wajah, kemudian menyebar ke seluruh tubuh. Penyakit ini membutuhkan perawatan yang serius dan sudah pasti makanan yang terjaga.

    Memang, mengkonsumsi makanan yang bergizi tidak akan bisa mencegah orang terserang cacar air. Namun makanan itu bisa membantu proses penyembuhan dan gejala-gejala penyakit tersebut. 

    Makanan yang tidak sehat bisa memperburuk keadaan dan sistem kekebalan tubuh tidak menerima nutrisi yang dibutuhkan. Bila ada anggota keluarga yang terkena cacar air, berikan dia nutrisi yang dibutuhkan dan jauhi makanan yang tidak baik. Berikut ini beberapa di antaranya.

    1. Hindari makanan asin karena akan membuat mulut makin tidak nyaman dan membuat dehidrasi.

    2. Perbanyak konsumsi buah yang mengandung vitamin C tinggi untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Namun hindari yang rasanya asam karena akan membuat mulut terasa makin perih.

    3. Jauhi makanan berminyak karena bisa menyebabkan peradangan dan membuat bercak-bercak merah makin lambat sembuh.

    4. Pilhlah jus dan teh sebagai alternatif minuman untuk menambah nutrisi penderita karena biasanya mereka tidak nafsu makan dan kerap mengalami dehidrasi. 

    5. Lupakan makanan pedas karena hanya akan menambah rasa sakit dan panas di mulut penderita. 

    THEDAILYMEAL | PIPIT


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Resep Mudah Membuat Disinfektan Saat Wabah Virus Corona

    Ketika wabah virus corona merebak, cairan disinfektan kian diminati masyarakat. Bila kehabisan, ada cara alternatif membuat cairan anti kuman itu.