6 Kebiasaan Buruk yang Bikin Kulit Menderita  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • AP/Koji Sasahara

    AP/Koji Sasahara

    TEMPO.COJakarta - Semua orang pasti ingin memiliki kulit yang bersih dan sehat, baik pria maupun wanita. Mereka yang memiliki dana cukup tak akan segan membeli produk kesehatan dan perawatan kulit yang dinilai bagus, bahkan yang harganya selangit.

    Sayangnya, penggunaan produk perawatan yang berkualitas kadang tidak diikuti kebiasaan yang sehat, sehingga kulit tetap saja bermasalah. Apa saja kebiasaan tersebut?

    1. Minum alkohol
    Gemar menenggak minuman beralkohol tidak hanya akan membuat liver menderita, tapi juga kulit. Menurut dermatolog Dr Gary Goldfaden, meminum terlalu banyak alkohol akan membuat kulit kering dan dehidrasi. 

    2. Makanan berlemak
    Sepotong burger dengan sepiring kentang goreng memang nikmat. Namun berhati-hatilah, karena makanan itu juga berbahaya buat kulit. Lebih baik kurangi segala makanan berminyak dan cobalah beralih ke makanan yang lebih sehat dan kaya antioksidan, seperti beri-berian, sayuran hijau, dan tomat.

    "Orang sulit menyadari bahwa apa yang mereka masukkan ke tubuh tecermin lewat kulit," kata Goldfaden.

    3. Mandi air panas
    Mandi dengan air hangat atau panas untuk waktu yang cukup lama memang menyenangkan serta bisa mengendurkan otot dan saraf yang tegang. Sayangnya, kenikmatan tersebut juga berbahaya buat kulit karena bisa mengurangi kandungan minyak alami dan membuat kulit kering. Turunkan temperatur air dan kurangi waktu mandi untuk menjaga kandungan minyak dan kelembapan kulit. Selesai mandi, segera gunakan pelembap di kulit wajah dan tubuh.

    4. Memencet jerawat
    Bila ada satu-dua jerawat yang muncul di wajah, tangan rasanya sudah gatal ingin memencetnya. Tahan! Memencet jerawat hanya akan membuatnya jadi lebih parah dan meninggalkan bekas permanen. Apalagi bila tangan kotor dan penuh bakteri. Biarkan jerawat itu pecah dengan sendirinya.

    5. Melupakan tabir surya
    Tak semua orang suka memakai tabir surya. Padahal sinar matahari bisa menimbulkan penuaan dini pada kulit, bahkan kanker. Dermatolog Norman Levine menyarankan sebisa mungkin hindari sinar matahari langsung yang bisa merusak sel-sel pembaharu kulit. Gunakan tabir surya SPF 30 atau lebih bila ingin keluar rumah dan ulangi lagi setiap dua jam, atau bahkan lebih sering lagi bila kita melakukan aktivitas di luar ruangan.

    6. Efek kacamata hitam dan ponsel
    Kacamata hitam dan ponsel bisa menjadi sarang bakteri bila jarang dibersihkan. Zona telepon ada di sekitar pelipis sampai dagu, minyak dan kuman yang menempel pada ponsel bisa mengakibatkan iritasi dan jerawat. Gunakan tisu disinfektan untuk membersihkan ponsel dan kacamata hitam. Lebih baik menggunakan earphone pada ponsel daripada terlalu sering menempelkannya di wajah.

    CHEATSHEET | PIPIT


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perbedaan Rapid Test, Swab, dan TB-TCM dalam Deteksi Virus Corona

    Ada tiga tes yang dapat dilakukan untuk mendeteksi virus corona di dalam tubuh, yaitu dengan Rapid Test, Swab, atau metode TB-TCM. Simak perbedaannya.