Bubur Ayam Anti Tumpah Ala Mang Oyo

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bubur Ayam Anti tumpah milik H. Oyo ini memiliki tingkat kekentalan super yang membuat Bubur tidak tumpah ketika media saji dibalik. Bubur bertekstur lengket dan gurih ini cocok dinikmati untuk menu sarapan anda dan tentunya mengenyangkan. Tempo/Dwi Renjani

    Bubur Ayam Anti tumpah milik H. Oyo ini memiliki tingkat kekentalan super yang membuat Bubur tidak tumpah ketika media saji dibalik. Bubur bertekstur lengket dan gurih ini cocok dinikmati untuk menu sarapan anda dan tentunya mengenyangkan. Tempo/Dwi Renjani

    TEMPO.CO, Bandung -  Berbagai menu sarapan sangat mudah dijumpai di kota Bandung. Salah satunya bubur ayam yang sudah tak asing ditelinga. Menu andalan ini banyak digemari masyarakat, Kali ini ada yang berbeda dengan bubur ayam yang dinamai bubur ayam anti tumpah oleh pemiliknya.

    Bubur ayam milik H. Oyo ini mulai ramai diperbincangkan, Sepintas, bubur Mang Oyo tidak jauh berbeda dengan bubur-bubur lainnya yang sering kita temui. Baik yang menggunakan gerobak maupun yang menetap di suatu tempat dengan tenda-tenda.

    Namun saking padat dan kentalnya, bubur Mang Oyo, tidak tumpah saat dibalik dari mangkuknya. Menurut Dedy Hikmah, anak tunggal H. Oyo rahasia kekentalan buburnya terdapat pada beras sebagai bahan sadar pembuatan. Beras yang langsung diambil dari daerah Majalengka, Jawa Barat ini memiliki tingkat kepulenan dan kualitas yang baik untuk dibuat menjadi bubur.

    Berbagai pilihan taburan bubur banyak tersedia, mulai dari ayam dan telor, ayam dan telor pidang, ayam dan ati ampela, ati ampela, seledri, ayam cakwe, dan kacang kedelai. Harga bubur per mangkuk dibanderol mulai dari Rp 13 ribu hingga Rp 20 ribu oer porsi.

    Harga tergantung dari kombinasi taburan bubur yang dipilih. Mulai dari bubur dengan taburan komplit mulai dari telur bulat saja, hingga telur bulat dan ati ampela. Dalam sehari Dedy bisa penjual ratusan porsi.

    "Kita biasa buka jam enam pagi. Kadang habis jam 9 kadang jam 10 pagi. Kalau hari biasa kurang lebih habis 300 porsi, kalau weekend bisa sampai 750 porsi," kata Dedy saat ditemui dilokasi kedai, Jalan Sulanjana, senin 18 Juli 2016

    Disinggung mengenai bumbu yang digunakan, Dedy mengaku tidak bisa membeberkan karena itu merupakan resep dapur. Namun ia memastikan resep yang digunakan benar-benar halal dan aman.

    "Biasa pake bumbu kaldu, tapi resep dapurnya itu mah rahasia. saya dan pegawai yang lain diajari resep oleh bapak (H. Oyo). Jadi kita juga mengolah sendiri dengan catatan tidak mengurangi rasa dan kekentalan bubur juga kualitas dan kehalalan," ujar Dedy

    Pelanggan yang menikmati bubur tersebut pun tidak hanya dari Kota Bandung. Saat memasuki lbur akhir pekan, pelanggan dari berbagai kota, salah satunya Jakarta dan Purwakarta banyak berdatangan.

    "Kalau pas weekend banyak juga yang dari luar kota pagi-pagi ke sini. Alhamdulillah, jadi makin banyak pelanggan," ujar Dedy

    Jika anda ingin menikmati bubur ayam anti tumpah, Anda bisa langsung mengunjungi kedai bubur H.Oyo yang berada di Jalan Sulanjana, tak jauh dari Graha Persib. Bubur ayam mang H. Oyo buka setiap hari mulai dari pukul 06.00 WIB hingga habis sekitar pukul 09.00 atau 10.00 WIB

    DWI RENJANI

    Baca juga:
    Restoran Ini Menyuguhkan Masakan Betawi Komplit
    Cloud Lounge, Tempat Asyik untuk Menikmati Matahari Tenggelam
    Yuk, Tilik Kampung Para Pendiri Rumah Makan Padang



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.