Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Bila Kata Maaf Tidak Mampu Menyelamatkan Hubungan  

image-gnews
Ilustrasi perceraian. Guardian.co.uk
Ilustrasi perceraian. Guardian.co.uk
Iklan

TEMPO.COJakarta - Bila Anda dan pasangan sering bertengkar padahal sudah cukup lama menjalani suatu hubungan, mungkin sudah saatnya Anda mengakhiri hubungan tersebut. Apalagi bila Anda dan pasangan sudah terbiasa melontarkan kata “maaf” berulang kali, tapi setelah itu kembali melakukan kesalahan dan pertengkaran. 

Berikut ini tanda-tanda bila “maaf” dari pasangan sudah terlalu basi dan hubungan harus diakhiri.

1. Bila kata maaf sudah tidak dapat menyelamatkan.
Tidak dapat dipungkiri bila setiap hubungan memiliki masalah yang sering diperdebatkan. Kondisi ini membawa Anda tetap dekat dengan pasangan atau malah makin menjauh. Beberapa pasangan memiliki persepsi bahwa sebuah hubungan dapat dipertahankan bila pasangan saling berusaha. Namun dampaknya bisa menyelamatkan atau malah menjerumuskan Anda.

2. Bila pasangan saling menyalahkan.
Kadang salah satu pasangan yang mengucapkan terlalu banyak kata maaf malah memperburuk hubungan. Sebab, kata maaf itu terkadang muncul bukan karena kesalahan yang dibuat, tapi memang rasa benci dan ingin menyakiti salah satu pasangan. 

3. Bila pasangan sudah mulai mengaitkan stresnya dengan teman atau keluarga Anda melebihi diri Anda.
Bentuk penyalahan ini sudah tidak adil lagi untuk Anda dan pasangan. Sudah tidak ada gunanya lagi berdebat atau bertengkar. Bila pasangan secara konstan membuat Anda terus merasa bersalah saat Anda terpuruk, sebaiknya segera tinggalkan.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

4. Ketika Anda dan pasangan mulai mencari sosok lain dengan masalah yang sama.
Hubungan yang tidak seimbang akan membuat pasangan mencari sosok lain untuk berbagi. Biasanya orang yang dicari memiliki tipe masalah yang sama dengan Anda. Bila sudah seperti itu, apakah sebuah hubungan pantas untuk dipertahankan?

YOUR TANGO | CHETA NILAWATY

Baca juga:
Apa Itu Perjanjian Pranikah  
Tip Agar Perjanjian Pranikah Menguntungkan Kedua Pihak  
Pasangan Lakukan Kekerasan? Ini yang Harus Anda Lakukan

 

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Mengenal Apa Itu Platonic Relationship dan Karakteristiknya

13 Maret 2024

Platonic relationship adalah salah satu hubungan yang mengedepankan kedekatan tanpa gairah atau nafsu. Ini pengertian dan karakteristiknya. Foto: Canva
Mengenal Apa Itu Platonic Relationship dan Karakteristiknya

Platonic relationship adalah salah satu hubungan yang mengedepankan kedekatan tanpa gairah atau nafsu. Ini pengertian dan karakteristiknya.


The Strained Joko Widodo and Megawati Relationship

2 Oktober 2023

The Strained Joko Widodo and Megawati Relationship

The relationship between President Joko Widodo and Megawati Soekarnoputri is becoming increasingly tense.


Terjebak dalam Hubungan Tanpa Status, Hati-Hati Alami Situationship

13 Desember 2022

Ilustrasi wanita patah hati atau putus cinta. Freepik.com
Terjebak dalam Hubungan Tanpa Status, Hati-Hati Alami Situationship

Situationship adalah kondisi yang menggambarkan hubungan tanpa status. Jika menjalani, siap terima konsekuensinya.


Jangan Menyangkal Sakit Hati Dikhianati, Ayo Bangkit dan Pulihkan Diri

7 Agustus 2021

Ilustrasi wanita bersedih. shutterstock.com
Jangan Menyangkal Sakit Hati Dikhianati, Ayo Bangkit dan Pulihkan Diri

Wajar jika kamu merasa sakit hati karena dikhianati. Tapi sampai batas mana sakit hati itu bersemayam di dalam dirimu?


Terjebak dalam Hubungan Pertemanan yang Toxic, Lakukan 4 Langkah Berikut

22 Juli 2021

Ilustrasi pertemanan wanita. Unsplash.com/Priscilla du Preez
Terjebak dalam Hubungan Pertemanan yang Toxic, Lakukan 4 Langkah Berikut

Kita harus menjaga pikiran tetap sehat dan jernih selama pandemi Covid-19. Sebab itu, jangan ambil risiko membangun hubungan yang toxic.


Sri Mulyani: Pemimpin Harus Masukkan Ego ke Lemari Es, Dikunci, Ditutup

6 Maret 2021

Sri Mulyani. Instagram/@smindrawati
Sri Mulyani: Pemimpin Harus Masukkan Ego ke Lemari Es, Dikunci, Ditutup

Menteri Keuangan Sri Mulyani berbicara soal peran perempuan sebagai pemimpin.


9 Tips Agar Pria Tidak Lama Melajang

20 November 2018

ilustrasi pria sendiri (pixabay.com)
9 Tips Agar Pria Tidak Lama Melajang

Data menyatakan dunia bakal menghadapi ledakan jumlah pria yang lebih banyak daripada wanita. Simak 9 tips agar para pria tidak terlalu lama melajang.


Rasakan 5 Hal Ini dengan Pasangan, Tanda Hubungan akan Berakhir

14 November 2018

Ilustrasi pasangan putus. shutterstock.com
Rasakan 5 Hal Ini dengan Pasangan, Tanda Hubungan akan Berakhir

Para Pasangan suami istri perlu memahami kondisi saat hubungan sudah berada di ujung tanduk. Simak beberapa tanda hubungan akan berakhir.


Dijahati Teman, Tetaplah Bersikap Baik dan Rasakan Manfaatnya

30 Juni 2018

Ilustrasi gosip/pertemanan. Shutterstock
Dijahati Teman, Tetaplah Bersikap Baik dan Rasakan Manfaatnya

Ketika ada teman yang membencimu, jangan berfokus pada kebencian itu. Gunakan sikap teman tadi supaya kamu bisa menjadi pribadi yang lebih baik.


Putus Cinta? Simak 3 Hal Atasi Putus Cinta Menurut Studi Ini

5 Juni 2018

Ilustrasi putus cinta. Shutterstock.com
Putus Cinta? Simak 3 Hal Atasi Putus Cinta Menurut Studi Ini

Sebagian orang yang mengalami insomnia, pikiran terganggu dan bahkan sistem kekebalan tubuhnya menurun bila putus cinta.