Paris Jackson Relakan Tubuhnya Jadi Alat Mengenang Ayah  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Paris Jackson tersenyum ketika naik ke panggung konser penghormatan untuk mendiang ayahnya Michael Jackson diCardiff, Wales, pada 8 Oktober 2011.  Ibunya mengatakan Paris sudah membaik setelah ditangani dokter. AP/Joel Ryan

    Paris Jackson tersenyum ketika naik ke panggung konser penghormatan untuk mendiang ayahnya Michael Jackson diCardiff, Wales, pada 8 Oktober 2011. Ibunya mengatakan Paris sudah membaik setelah ditangani dokter. AP/Joel Ryan

    TEMPO.COJakarta - Paris Jackson, 18 tahun, memilih mentato setiap bagian tubuhnya untuk mengingat atau sekadar mengabadikan kenangan sang ayah, Michael Jackson. Baru-baru ini putri sulung Raja Pop itu mentato tangan kanannya dengan berbagai cover album milik Michael.

    Salah satunya tato bergambar mata Michael yang digunakan dalam album Dangerous. Paris juga memajang tulisan tangan Michael yang digunakan dalam album Queen of My Heart dan beberapa simbol lain yang digunakan Michael dalam album-albumnya.

    “Kamu adalah yang terbaik. Ayah, kami semua cinta kamu, dan kami akan tetap kembali (mentato) sampai tubuh kami penuh dengan tinta,” ujar Paris dalam akun Instagram-nya, yang memajang foto tangannya, Selasa, 18 Juli 2016.

    Saat ini, gadis yang ditinggal Michael pada usia 11 tahun itu sudah memiliki 20 tato di tubuhnya. Selain memajang beberapa tato tentang ayahnya, Paris memajang logo “Van Hallen” di beberapa bagian tubuhnya.

    Mayoritas tato di tubuh Paris dibuat seniman Gracie Academy Institute, Justin Lewis. Selain membuat tato Paris, Lewis membuat tato untuk saudara lelaki Paris, yaitu Prince Michael Jackson II.

    THESPEC | CHETA NILAWATY

    Baca juga :
    5 Hal yang Dilakukan Pria Bila Putus Cinta
    Apakah Usia Menjadi Penghalang Suatu Hubungan?
    Patut Ditiru, Cara Chloe Moretz Singkirkan Jerawat


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Memberlakukan Kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar

    Presiden Joko Widodo telah menandatangai PP No 21 Tahun 2020 yang mengatur pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar menghadapi virus corona.