7 Mitos Keliru Mengenai Dehidrasi  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • AP/Heng Sinith

    AP/Heng Sinith

    TEMPO.CO, Jakarta - Setiap sel dalam tubuh membutuhkan air agar mereka bisa berfungsi dengan semestinya. Kita butuh air untuk menjaga temperatur tubuh, untuk melicinkan dan menjaga setiap persendian dan organ, serta untuk melancarkan pencernaan.

    Setiap orang pasti minum air setiap hari. Namun memasuki musim kemarau, kebutuhan tubuh akan cairan juga meningkat. Ada baiknya, simak pula mitos dan fakta yang sesungguhnya soal dehidrasi berikut ini.

    1. Mitos: Dehidrasi memang tidak nyaman, tapi tidak berbahaya.
    Fakta: Gejala dehidrasi biasanya memang hal yang tidak membuat nyaman seperti sakit kepala, lesu, kehilangan fokus, dan berkurangnya urine dan keringat yang ke luar. Namun bila dibiarkan bisa menyebabkan penyakit yang lebih serius dan membutuhkan perawatan medis khusus. Komplikasi lebih lanjut dari dehidrasi adalah masalah di otak, gagal ginjal, bahkan kematian.

    2. Mitos: Haus tanda dehidrasi.
    Fakta: Haus adalah tanda tubuh membutuhkan air dan bila dibiarkan untuk waktu lama bisa menyebabkan dehidrasi. Menurut Dr Stanley Goldfarb dari Universitas Pennsylvania di Amerika Serikat, rasa haus memang menjadi penanda cairan tubuh berkurang hanya satu persen, tapi tetap kita butuh minum untuk mengisi cairan yang hilang itu. Dan sebenarnya mengisi cairan tubuh itu tak hanya saat haus.

    3. Mitos: Setiap orang harus minum delapan gelas sehari.
    Fakta: Aturan ini sudah ketinggalan zaman. Apalagi sekarang banyak air minum dalam kemasan botol. Menurut Institute of Medicine, laki-laki rata-rata butuh tiga liter cairan sedangkan perempuan 2,2 liter. Yang harus diingat, cairan tersebut tak harus berasal dari air putih, bisa juga dari minuman lain, meski air putih tetap lebih baik, dan bisa juga dari buah yang kaya air seperti semangka dan ketimun.

    4. Mitos: Urine jernih berarti tidak dehidrasi.
    Fakta: Urine yang sehat justru bukan bening tapi kuning muda. Selain itu, makanan dan obat tertentu bisa mengubah warna urine menjadi lebih tua, dan perubahan warna itu bukan karena dehidrasi.

    5. Mitos: Overhidrasi bisa sangat berbahaya.
    Fakta: Terlalu banyak minum air bisa memicu hyponatremia, yaitu kondisi di mana kadar sodium menipis dan sel-sel mulai membengkak. Gejalanya adalah mual, muntah, sakit kepala, lelah dan bingung, bahkan sampai pingsan dan koma.

    6. Mitos: Minuman olahraga dibutuhkan saat latihan fisik.
    Fakta: Bila kita berolahraga hanya kurang dari satu jam, hanya minum air tidak masalah. Tak banyak elektrolit dan glikogen yang terbuang.

    7. Mitos: Kopi menyebabkan dehidrasi.
    Fakta: Benar, bila meminumnya terlalu banyak. Bila konsumsi kafein 500 miligram atau lebih sehari, baik dari teh atau kopi, itulah yang menyebabkan dehidrasi.

    HUFFINGTONPOST | PIPIT

    Berita lainnya:
    Aktivitas Benar Setelah Bangun Tidur
    6 Tip Saat Dinas Luar Kota Bareng Bos
    Perempuan Pintar Mempertimbangkan Ini Sebelum Berpacaran


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Akhir Cerita Cinta Glenn Fredly

    Glenn Fredly mengembuskan napas terakhirnya pada Rabu, 8 April 2020 di RS Setia Mitra, Jakarta. Glenn meninggalkan cerita cinta untuk dikenang.