Hati-hati, Banyak Kuman Bersarang di Pesawat Terbang  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi bayi dalam pesawat. nbcnews.com

    Ilustrasi bayi dalam pesawat. nbcnews.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Menumpang pesawat terbang adalah cara yang menyenangkan untuk berlibur karena waktu tempuh yang lebih singkat ke tempat tujuan. Namun berhati-hatilah karena para dokter sudah mengingatkan bahwa transportasi udara ini ternyata sarang kuman.

    Meja dan kantong di tempat duduk adalah lokasi yang paling berkuman dalam pesawat. Berbagai majalah dan kertas yang ada di dalam kantong kursi adalah tempat yang "nyaman" buat kuman, belum lagi sampah yang ditinggalkan penumpang lain, seperti tisu kotor.

    Padahal, biasanya di kantong itulah kita meletakkan makanan atau minuman. Sebuah majalah kesehatan di Amerika Serikat, Drexel Medicine, menyarankan para penumpang untuk tidak meletakkan barang di dalam kantong kursi dan lebih baik menyimpannya di dalam tas.

    Meja di kursi kelihatannya mungkin bersih. Namun awak kabin sering melihat banyak penumpang yang melakukan aktivitas tidak higienis di sana, seperti mengganti popok bayi atau bekas kunyahan permen karet.

    Dokter menyarankan para penumpang yang ingin menggunakan meja sebaiknya mengelapnya dulu dengan cairan disinfektan. Para dokter juga meminta penumpang menggunakan pembersih tangan antikuman bila ingin menyentuh layar televisi di kursi. "Hampir setiap penumpang terdahulu menyentuh layar tersebut dan kita tak pernah tahu kondisi kebersihan tangan mereka," begitu keterangan para dokter tersebut.

    Dokter juga menyarankan menghindari penggunaan bantal dan selimut pesawat. Meski sudah dibersihkan, kedua perlengkapan tersebut sudah digunakan oleh entah berapa banyak orang.

    Barang lain yang juga menjadi sarang kuman adalah majalah milik maskapai yang tak pernah dibersihkan. Penumpang disarankan untuk membawa bacaan dan selimut sendiri.

    Toilet juga menjadi tempat yang harus diwaspadai. Para penumpang disarankan membekali diri dengan tisu atau cairan disinfektan bila ingin menggunakan toilet. Gunakan tisu untuk mengangkat dudukan toilet atau membuka keran.

    Namun saran para pakar kesehatan itu juga mengundang banyak kritik karena dianggap terlalu berlebihan. Menurut seorang pakar wisata, Brian Cohen, penumpang hanya disarankan untuk membersihkan tangan sebelum makan, tapi tak perlu sampai membawa bantal dan selimut sendiri.

    DAILYMAIL | PIPIT

    Berita lainnya:
    Alasan Pria Menggigit Saat Bercinta
    Gula Lebih Berbahaya ketimbang Kolesterol
    Makanan Berlemak Ternyata Tak Bikin Gemuk


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Resep Mudah Membuat Disinfektan Saat Wabah Virus Corona

    Ketika wabah virus corona merebak, cairan disinfektan kian diminati masyarakat. Bila kehabisan, ada cara alternatif membuat cairan anti kuman itu.