Kiat Menjaga Rambut dan Kulit Tetap Sehat Selama Liburan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi wanita cantik berhijab. shutterstock.com

    Ilustrasi wanita cantik berhijab. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Berjalan-jalan di alam bebas dan berbagai kegiatan luar ruangan lain akan menjadi pilihan yang menyenangkan di masa liburan. Namun, karena sudah memasuki musim kemarau dan sinar matahari yang terik mulai menjadi sahabat sehari-hari, perhatikan kesehatan kulit dan rambut.

    Berikut ini saran dari ahli gizi asal Inggris, Sarah Flower, mengenai makanan dan nutrisi yang baik buat rambut dan kulit, serta bagaimana cara mengatasi kerusakan akibat sinar matahari pada dua area tersebut.

    1. Minum banyak air putih
    Tubuh butuh banyak cairan untuk membersihkan racun dan memproses nutrien tertentu. Minum banyak air juga membantu kulit mengurangi tanda-tanda penuaan. Tak ada yang bisa mengalahkan manfaat dari minum banyak air, membatasi kafein dan alkohol, serta mengkonsumsi makanan yang banyak mengandung air, seperti ketimun, melon, serta sayuran hijau.

    2. Tingkatkan kadar zat besi
    Wanita lebih berisiko kekurangan zat besi. Jadi, pastikan Anda cukup mengkonsumsi daging merah, kacang-kacangan, bayam, dan biji-bijian. Zat besi yang cukup dalam tubuh akan membantu menutrisi rambut. Namun pastikan pula konsumsi vitamin C yang cukup karena tugasnya adalah menyerap zat besi dan membantu produksi kolagen dalam darah yang dialirkan ke akar rambut.

    3. Konsumsi makanan laut
    Zat astaxanthinis bisa didapatkan dari lobster, kepiting, serta ikan salmon. Zat ini sangat kaya antioksidan yang akan membantu melumasi kulit, meningkatkan elastisitas, mengurangi pigmentasi, dan lingkaran hitam di bawah mata. Astaxanthinis juga bisa membantu regenerasi sel-sel kulit sehingga memperbaiki warna kulit wajah yang tidak rata.

    4. Tingkatkan kadar kolagen
    Garis-garis halus pada kulit wajah biasanya terjadi akibat dehidrasi dan kekurangan kolagen. Kolagen dan elastin membuat kulit kencang, tapi sinar ultraviolet bisa membuat produksi elastin berlebihan. Ketika tubuh mencoba menormalkannya, yang terjadi justru kerusakan jaringan sehingga muncul keriput. Paparan sinar matahari juga bisa mengakibatkan pigmentasi yang terlihat dari titik dan noda hitam di wajah.

    5. Kurangi gula
    Batasi atau pangkas konsumsi gula yang bisa menyebabkan masalah pada kulit dan rambut. Gula memproduksi Advanced Glycation End atau senyawa yang terbentuk ketika tubuh kelebihan protein dan gula. Senyawa ini memicu penuaan dini dengan tanda-tanda berkurangnya elastisitas kulit dan muncul kerutan.

    6. Pilih makanan nabati berwarna
    Wortel, ubi, dan jeruk mengandung beta-karoten, antioksidan yang bisa membantu melawan radikal bebas dan kerusakan akibat sinar ultraviolet. Beta-karoten juga bisa membantu kulit memulihkan diri lebih cepat dan menjaga warna alaminya. Lutein, zat yang bisa ditemukan dalam sayuran hijau, juga dapat membantu melindungi kulit dari kerusakan, selain menambah hidrasi dan elastisitas kulit.

    7. Vitamin
    Vitamin C dan E sangat baik buat kulit dan berperan besar dalam pembentukan kolagen. Vitamin B bisa membantu pertumbuhan rambut, serta membantu mendukung fungsi adrenalin dan menyeimbangkan hormon stres.

    HELLO | PIPIT

    Berita lainnya:
    Alasan Pria Menggigit Saat Bercinta
    Begini Cara Jawab Pertanyaan 'Kapan Nikah?'
    Diare dan Belum Sempat ke Dokter? Coba Pengobatan Alami Ini


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cegah Covid-19, Kenali Masker Kain, Bedah, N95, dan Respirator

    Seorang dokter spesialis paru RSUP Persahabatan membenarkan efektifitas masker untuk menangkal Covid-19. Tiap jenis masker memiliki karakter berbeda.