Mudik, Jangan Luput Plesir ke Pantai Berpasir Hitam

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pantai Senggigi Lombok/TEMPO/Dimas Aryo

    Pantai Senggigi Lombok/TEMPO/Dimas Aryo

    TEMPO.CO, Jakarta - Putih dalam banyak hal dinilai lebih cantik, bahkan pasir pantai. Biasanya, orang akan berburu pantai-pantau berpasir putih, yang begitu jelas menunjukkan keindahan. Namun tak berarti pantai-pantai berpasir hitam tak memancarkan pesona. Buktinya, ada sejumlah pantai berpasir hitam yang terkenal di kalangan wisatawan dan dari masa ke masa selalu diburu turis.

    Selain di Pulau Lombok, beberapa di antaranya berada di sepanjang pesisir selatan Pulau Jawa. Pilihan itu bisa disimak di bawah ini:

    1. Karang Hawu, Pelabuhan Ratu, Sukabumi
    Dari Jakarta bisa mengarahkan kendaraan menuju Ciawi, kemudian mengambil arah ke Sukabumi hingga menemukan arah ke Pelabuhan Ratu. Berada di Kecamatan Cisolok, Sukabumi, di tepi pantai terpampang jelas namanya. Namanya juga menunjukkan cirri dari pantai yang memiiki karang menjorok ke laut dan memiliki lubang yang berbentuk seperti tungku memasak. Dalam bahasa sunda, ‘hawu’ berarti tungku.

    Lekat dengan legenda Nyi Roro Kidul, pantai ini banyak diburu saat liburan, termasuk oleh para peselancar. Sebab, ombaknya yang menggoda. Berkarang dan berpasir hitam ternyata membuahkan pesona tersendiri. Apalagi di kawasan wisata ini dengan mudah ditemukan beragam kelas akomodasi, rumah makan, gerai souvenir, hingga tempat penyewaan perlengkapan berselancar di laut. Di sepanjang jalur sukabumi selatan pun bisa ditemukan pantai-pantai lain, seperti Cimaja, Pelabuhan Ratu.

    2. Pangandaran

    Pantai Pangandaran yang kini berada di Kabupaten Pangandaran tidak pernah sepi dari kunjungan turis. Dari waktu ke waktu, wisatakan terus meningkat. Apalagi ditambah pilihan obyek wisatanya. Menyodorkan keindahan mentari terbit dan tenggelam, pantai ini sebagian memiliki pasir hitam. Meski pasirnya tampak gelap, tak pernah membuat turis berpaling.

    Berjarar sekitar 400 kilometer dari Jakarta dan 223 kilometer dari Bandung, perjalanan panjang melalui jalur darat ditempuh untuk mencapai pantai ini. Namun pantai tetap diburu, apalagi ada pilihan singkat dengan penerbangan dari Bandara Halim Perdanakusuma menuju Bandara Nusa Wiru dengan frekuensi satu kali sehari oleh Maskapai Susi Air. Tak hanya menikmati pantai dan keindahan yang bisa dicicipi ada pengalaman lagi saat menjelajah Cagar Alam Pananjung, Cukang Taneuh, Pantai Batu Karas, dengan berbagai kegiatan.

    3. Parangtritis, Bantul

    Pantai yang berjarak sekitar 27 kilometer di selatan Yogyakarta ini dikenal dengan gundukan pasirnya. Hamparan pasirnya yang coklat kehitaman justru menjadi ciri khas dan area untuk mengadakan berbagai kegiatan, selain menjadi lokasi yang nyaman untuk menikmati debur ombak dan keindahan mentari tenggelam.

    Di sore hari, pelancong bisa menyusuri pantai dengan berbagai cara, mulai dengan berjalan kaki, naik bendi, menunggang kuda, hingga mengendarai ATV. Pantai juga kerap menjadi tempat pemotretan pasangan pre-wedding. Sebab, kala senda dating, tempat ini terasa romantis. Pantai yang menjadi bagian dari Kabupaten Bantul ini juga kerap dikunjungi para penggemar sandboarding untuk beraksi.

    4. Senggigi, Lombok Barat

    Meski pantai-pantai di Pulau Lombok banyak yang menonjolkan pesona pasir putihnya, Pantai Senggigi tetap tak pernah sepi. Apalagi menjadi pintu untuk mencapai tiga pulau kecil atau gili yang sekarang namanya sudah begitu kondang, yakni Meno, Air, dan Trawangan. Dengan keindahan mentari tenggelam, pantai berpasir hitam ini menjadi tempat mengasyikkan untuk menikmati senja.

    Apalagi di kawasan Senggigi, telah berjajar hotel-hotel berbintang dan beragam kafe sehingga menjadi kawasan wisata yang hidup dari pagi hingga tengah malam. Bahkan untuk penyuka belanja, khususnya kerajinan tangan, di pantai juga bisa ditemukan pasar seni. Dijual pula aneka kain lokal, kerajinan dari kayu rotan, dan material lainnya.

    TRAVELOUNGE

    Berita lainnya:
    5 Alasan Anak Muda Gemar Berfoto Selfie
    Begini Cara Menjawab Pertanyaan 'Kapan Nikah?'
    Cara Membedakan Tas Asli dan Palsu


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Hal yang Dilarang dan Dibatasi Selama Pemberlakuan PSBB Jakarta

    Anies Baswedan memberlakukan rencana PSBB pada 9 April 2020 di DKI Jakarta dalam menghadapi Covid-19. Sejumlah kegiatan yang dilarang dan dibatasi.