Tip Merawat Seprai

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi anak merapihkan tempat tidur. gannett-cdn.com

    Ilustrasi anak merapihkan tempat tidur. gannett-cdn.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Sadarkah Anda bahwa sepertiga dari hidup kita berada di tempat tidur. Tidur merupakan cara beristirahat yang alami untuk melepas semua beban.

    Saat tidur, meskipun tidak terlihat, sel kulit mati, sisa kosmetik, rambut yang rontok, dan keringat dapat menempel di seprai. Akibatnya, seprai menjadi lembap dan kotor. Jika dibiarkan, kondisi ini mungkin saja membuat seprai kita menjadi sarang kuman. Kutu atau serangga yang menempel di seprai bukan tak mungkin bersarang di tempat tidur dan memicu alergi atau infeksi kulit serta pernapasan.

    Agar bisa tidur dengan nyaman dan nyenyak, kita harus merawat seprai dengan baik. Berikut ini saran yang diberikan Mary Zeitler dari Whirlpool's Institute of Home Science yang dikutip laman Today tentang perawatan seprai.

    - Cuci seprai seminggu sekali
    - Jika menggunakan mesin cuci, jangan terlalu banyak muatannya, pisahkan dengan pakaian lain
    - Perhatikan petunjuk pencucian pada label seprai
    - Gunakan air dingin untuk mencuci seprai berbahan katun dan berwarna putih. Pada musim dingin atau hujan, gunakan air hangat untuk mengurangi alergen
    - Menggunakan cairan pemutih pakaian untuk membantu membunuh virus dan bakteri yang menempel pada seprai
    - Saat menjemur, balik kain seprai agar warnanya tidak cepat pudar
    - Jemur seprai di bawah sinar matahari hingga benar-benar kering. Sinar ultraviolet matahari dapat membasmi kuman secara alami. Jika mengeringkan seprai melalui mesin cuci, dapat juga menggunakan pengaturan pengering bersuhu tinggi.

    DINA ANDRIANI

    Berita lainnya:
    Tren Warna Rumah Menyambut Lebaran
    Cek, Apakah Alokasi THR Anda Sudah Benar?
    Hubungan Asmara Bermasalah, Waspadai Efeknya pada Kesehatan



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Memberlakukan Kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar

    Presiden Joko Widodo telah menandatangai PP No 21 Tahun 2020 yang mengatur pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar menghadapi virus corona.