Siapa Lebih Mahir Berkendara, Pria atau Wanita?

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi wanita kurang percaya diri mengemudi saat bersama pacarnya. (car advice)

    Ilustrasi wanita kurang percaya diri mengemudi saat bersama pacarnya. (car advice)

    TEMPO.CO, Jakarta - Saat berkendara di jalan, Anda tentu pernah mendengar celetukan, "pantas saja, yang nyetir perempuan." Nah, ucapan seperti itu biasanya ditujukan kepada pengendara-entah mobil atau sepeda motor, yang semaunya sendiri. Misalnya, tak memberi sinyal lampu saat hendak berbelok, menghentikan kendaraan sembarangan, berkendara terlalu cepat atau pelan, dan sebagainya.

    Tampaknya, sudah terbentuk stigma kalau pengendara yang buruk itu adalah perempuan atau masih remaja. Padahal faktanya tidak selalu demikian. Sebuah survei yang dilakukan perusahaan asuransi di London, Quality Planning, menunjukkan sebagian besar perempuan yang telah cukup lama duduk di belakang kemudi malah lebih taat hukum dan berhati-hati di jalan.

    Penelitian ini menunjukkan lelaki 3,4 kali lebih sering ditilang karena kecerobohan dalam berkendara, juga 3,1 kali lebih banyak kedapatan berkendara dalam kondisi mabuk. Hasil yang hampir sama juga tercermin dari survei yang dilakukan perusahaan asuransi lainnya, Privilege Insurance.

    Dalam penelitian ini, 200 pengemudi mengikuti penilaian atas 14 aspek berkendara. Hasilnya rata-rata pengemudi wanita memperoleh skor 23,6 dari 30 poin sempurna, sedangkan rata-rata pria mendapat skor 19,8 poin. Berikut ini detail hasil penelitiannya.

    1. Jarak dengan kendaraan di depan
    Sebanyak 27 persen pria terlalu dekat dengan kendaraan di depan mobil mereka, sedangkan hanya 4 persen perempuan yang melakukan itu.

    2. Kecepatan kendaraan
    Sebanyak 84 lelaki berkendara lebih cepat dari yang mereka duga.

    3. Menerobos jalan
    Sebanyak 14 persen pria kedapatan menerobos jalan, sedangkan hanya 1 persen wanita yang menerobos jalan.

    4. Berkendara sambil main ponsel
    Sebanyak 24 persen pria mengakui memegang gawai saat berkendara, sedangkan hanya 14 persen wanita yang melakukan hal tersebut.

    5. Sopan di jalan
    Sebanyak 39 persen wanita berperilaku sopan kepada sesama pengendara di jalan, sedangkan pria yang mengakui berbuat hal sama adalah 28 persen.

    Dari hasil survei tersebut, perusahaan asuransi menyimpulkan wanita dianggap memiliki risiko kecelakaan yang lebih kecil dibanding pria karena mereka berkendara dengan hati-hati. Sebuah studi yang dilakukan situs Insweb menunjukkan, secara keseluruhan perempuan membayar sekitar 9 persen lebih sedikit untuk biaya asuransi mobil daripada laki-laki.

    Instruktur mengemudi Neil Beeson yang melakukan tes untuk Privilage Insurance mengaku cukup terkejut dengan hasil penelitian ini. "Karena berdasarkan pengalaman saya, pria cepat belajar dan umumnya menunjukkan performa yang lebih baik dalam mengemudi," ujarnya. "Namun kemungkinan wanita mampu menyimpan informasi dan ilmu berkendara lebih baik.”

    TELEGRAPH | CBS NEWS | IDKE DIBRAMANTY YOUSHA | RINI K.

    Berita lainnya:
    Jenis Perawatan Wajah Menjelang Lebaran
    Bulan Puasa, Pasutri Wajib Hindari Makanan Ini
    Strategi Menghemat Belanja Bahan Makanan


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jejak Fahri Hamzah Dari PKS Ke Partai Gelora Indonesia

    Partai Gelora Indonesia didirikan di antaranya oleh Fahri Hamzah dan Anis Matta pada, 28 Oktober 2019. Beberapa tokoh politik lain ikut bergabung.