Ikan Salmon, Rahasia Sederhana Jantung Sehat  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi menu ikan Salmon. REUTERS/Nancy Harmon Jenkins

    Ilustrasi menu ikan Salmon. REUTERS/Nancy Harmon Jenkins

    TEMPO.COJakarta - Memilih menu ikan yang kaya lemak sehat, kacang-kacangan, dan biji-bijian bisa memangkas risiko terkena serangan jantung hingga 10 persen. Begitu hasil penemuan para pakar.

    Ikan seperti salmon dan makerel mengandung asam omega-3 yang tinggi. Kacang-kacangan, seperti hazel dan kenari, serta minyak sayur juga mengandung zat-zat yang tak kalah bermanfaat. 

    Para peneliti dari seluruh dunia bergabung dalam Fatty Acids and Outcomes Research Consortium (FORCe). Mereka mengumpulkan hasil-hasil penelitian yang mengukur kadar darah dan jaringan yang terkandung dalam omega-3 terkait dengan penyakit jantung.

    Dari hasil 19 penelitian di 16 negara dan melibatkan 45.637 peserta, para peneliti itu menemukan fakta bahwa omega-3 yang didapat dari makanan dengan sumber tanaman atau hewan laut bisa menurunkan risiko serangan jantung fatal hingga 10 persen.

    Ikan adalah sumber utama asam omega-3, juga asam eicosapentaenoic (EPA), asam docosapentaenoic (DPA), dan asam docosahexaenoic (DHA). Menurut para ahli, lemak dari ikan, seperti salmon, sardin, dan herring, mengandung omega-3 paling tinggi meski hampir semua ikan juga memiliki kandungan asam tersebut.

    Selain omega-3, ikan mengandung vitamin D, selenium, serta mineral dan elemen penting lain. Menurut Victoria Taylor, pakar diet senior di Yayasan Jantung Inggris, menyatakan mengkonsumsi ikan berlemak baik sangat dianjurkan untuk menu seimbang demi menjaga kesehatan jantung.

    DAILYMAIL | PIPIT


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Arti Bilangan R(0) dan R(t) untuk Menerapkan New Normal

    Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Suharso Monoarfa mengatakan bahwa suatu daerah dapat melaksanakan New Normal bila memenuhi indikator R(0).