Bulan Puasa, Pasutri Wajib Hindari Makanan Ini

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Boyke Dian Nugraha. TEMPO/Mazini Hafizhuddin

    Boyke Dian Nugraha. TEMPO/Mazini Hafizhuddin

    TEMPO.CO, Jakarta - Dokter Spesialis Kandungan dan Seksologi, Boyke Dian Nugraha, berbagi tips menjaga ibadah Ramadan buat suami-istri. Pasangan suami-istri, kata dia, harus menjaga libidonya agar ibadah puasa dapat dijalani dengan khusyuk. "Pertama, perhatikan pemilihan makanan saat sahur dan berbuka," ujar Boyke ketika ditemui di Klinik Pasutri, pekan lalu.

    Makanan harus diperhatikan karena kandungan dari makanan-makanan tertentu dapat merangsang libido. Misalnya buah kiwi yang mengandung vitamin C cukup tinggi sehingga dapat memperbaiki kualitas sperma. Kemudian cokelat yang mengandung theobromineb dan alkalodi yang dapat meningkatkan gairah. "Kerang mengandung afrodisiak juga bisa merangsang," kata Boyke seperti dikutip juga dari Boykepedia.com.

    Salah pilih makanan dapat memancing libido dan membuat orang ingin melakukan hubungan seks siang hari. "Tentu mengganggu ibadah puasa," ucap Boyke.

    Kemudian, tingkah laku suami-istri harus dijaga sepanjang bulan puasa. Misalnya ketika akan berangkat kerja. Sebaiknya, perpisahan tak boleh terlalu mesra. "Hindari dulu cium-cium, dadah saja dari jauh," tutur Boyke. Menurut dia, sekecil apa pun interaksinya, hal ini dapat membuat pasangan membayangkan hubungan seks sepanjang hari.

    Selain itu, Boyke mengatakan sebaiknya pasutri banyak melakukan kegiatan di luar ruangan atau membentengi diri dengan membaca Alquran supaya godaan bercinta tak menggoda iman. "Kalau sepanjang hari hanya berdua di rumah dan menghabiskan waktu di ranjang, ya sulit," ujarnya.

    TIKA PRIMANDARI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perbedaan Rapid Test, Swab, dan TB-TCM dalam Deteksi Virus Corona

    Ada tiga tes yang dapat dilakukan untuk mendeteksi virus corona di dalam tubuh, yaitu dengan Rapid Test, Swab, atau metode TB-TCM. Simak perbedaannya.