Strategi Karier bagi Pribadi Introver

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi wanita bekerja. shutterstock.com

    Ilustrasi wanita bekerja. shutterstock.com

    TEMPO.COJakarta - Kepribadian setiap orang berbeda-beda. Ada yang introver, ada yang ambiever, dan ada pula yang ekstrover. Bagi mereka yang berkepribadian introver, ada kekhawatiran dengan karier yang cocok untuk dijalani.

    Kecenderungan menutup diri dan lebih senang menyendiri di tempat ramai merupakan ciri dari orang introver. “Saya lebih nyaman saat sedang sendirian. Kalau bertemu orang baru justru bingung harus menyapa duluan atau tidak. Kalau mau berbicara kepada teman-teman pun harus mikir banget,” ujar Clarissa Pangestu, seorang yang berkepribadian introver.

    Kesulitan bersosialisasi membuat orang introver bertanya-tanya, jenis pekerjaan seperti apa yang cocok untuk mereka. “Bekerja itu masuk ke lingkungan baru. Jujur saja saya takut di awal nanti harus bersosialisasi seperti apa. Takut meninggalkan kesan pertama yang tidak baik," kata Clarissa. "Introver itu terkadang tanpa sadar sering lebih memilih untuk diam daripada dianggap macam-macam."

    Anda yang berkepribadian introver tak perlu takut dalam menghadapi dunia kerja. Berikut ini beberapa tip bagi Anda.

    1. Pilih pekerjaan yang sesuai
    Bila merasa tidak nyaman bekerja dengan banyak orang dalam waktu lama, pilih pekerjaan yang sesuai kepribadian Anda. Jangan takut. Ada banyak pekerjaan yang cocok, misalnya penulis, akuntan, penerjemah, desainer, pelukis, dan editor buku. Sesuaikan juga dengan minat dan kemampuan Anda.

    2. Kenali budaya perusahaan
    Seorang introver adalah pengamat yang hebat. Agar tidak kaget dengan lingkungan kerja yang baru, carilah informasi mengenai budaya perusahaan tempat Anda akan bekerja. Amati dan mulailah membuat rencana tentang hal-hal apa yang akan Anda lakukan untuk menghadapi lingkungan tersebut.

    3. Menjadi diri sendiri
    Menjadi introver membuat Anda malu mengakui beberapa hal sehingga terkadang harus berbohong, biasanya yang berkaitan dengan hobi atau hal-hal kecil lainnya. Tak perlu berpura-pura dan jadilah diri sendiri agar orang tidak merasa Anda pribadi yang palsu. Kemudian, beradaptasilah perlahan.

    4. Minta pendapat rekan kerja
    Meminta pendapat dari rekan kerja atau atasan Anda bisa menjadi awal untuk memulai sebuah hubungan yang baik dengan rekan kerja di kantor. Di samping itu, bisa dijadikan bahan pembicaraan selama Anda bekerja. Rekan kerja atau atasan tentu akan menghargai keinginan dan usaha Anda untuk bisa mengerjakan tugas dengan baik. Saat bekerja, tidak perlu takut atau ragu untuk bertanya dan meminta pendapat.

    5. Menjalin hubungan baik dengan sesama introver dan mulailah terbuka
    Berhubungan dengan introver lain merupakan sebuah kebutuhan. Tujuannya, mengurangi rasa tertekan akibat lebih banyak orang ekstrover di lingkungan Anda. Tidak masalah hanya berbicara dengan sesama introver. Intinya, Anda harus membiasakan untuk terus berbicara, dimulai dari hal kecil yang membuat nyaman.

    TABLOIDBINTANG

    Berita lainnya:
    4 Situasi di Kantor yang Menuntut Ketegasan Anda 
    Gaji Generasi Z Sekitar Rp 25 Juta Sebulan
    Resep Kastangel Gurih dan Renyah


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Memberlakukan Kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar

    Presiden Joko Widodo telah menandatangai PP No 21 Tahun 2020 yang mengatur pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar menghadapi virus corona.