Masuk Musim Kemarau, Pilih Makanan yang Menghidrasi

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tumpukan buah Semangka merah dan kuning tanpa biji  di sebuah supermarket di Jakarta. Tempo/Rully Kesuma

    Tumpukan buah Semangka merah dan kuning tanpa biji di sebuah supermarket di Jakarta. Tempo/Rully Kesuma

    TEMPO.CO, Jakarta - Menjaga badan tetap terhidrasi sangatlah penting memasuki musim kemarau ini. Untungnya, banyak cara untuk membuat tubuh tidak kekurangan air, bahkan dengan cara yang nikmat dan menyehatkan.

    Rekomendasi Hidrasi
    Berapa banyak cairan yang dibutuhkan oleh tubuh dari minuman dan makanan? Secara umum, manusia membutuhkan 80 persen cairan dari minuman dan 20 persen lagi dari makanan. Berikut rinciannya:

    - Anak di bawah 5 tahun butuh 5,5 gelas cairan sehari.
    - Anak 5-8 tahun butuh sekitar 7 gelas cairan sehari.
    - Usia menjelang remaja (9-12 tahun) butuh 9 gelas cairan sehari.
    - Remaja putra butuh 11 gelas cairan sehari.
    - Remaja putri butuh 10 gelas cairan sehari.
    - Orang dewasa butuh 11 gelas cairan sehari.

    Jadi, memilih makanan yang mengandung banyak air bisa membantu tubuh terus terhidrasi, di samping kebutuhan cairan yang didapat dari minuman. Fokus pada minuman yang rendah kalori, lebih baik pilih air putih, adalah cara terbaik untuk tetap sehat dan terhidrasi.

    Minuman yang mengandung kalsium tinggi, seperti susu, juga pilihan yang baik. Hindari minuman manis atau mengandung banyak gula, seperti minuman bersoda atau minuman kemasan beraneka rasa.

    Makanan yang kaya air:
    - Ketimun (96 persen air)
    - Selada (96 persen)
    - Seledri (95 persen)
    - Zucchini (95 persen)
    - Tomat (94 persen)
    - Kol hijau (93 persen)
    - Semangka (92 persen)
    - Bayam (92 persen)
    - Stroberi (92 persen)
    - Paprika (92 persen)
    - Brokoli (91 persen)
    - Blewah (90 persen)
    - Persik (88 persen)
    - Nanas (87 persen)
    - Wortel (87 persen)
    - Beri biru (85 persen)
    - Apel (84 persen)
    - Pir (84 persen)
    - Anggur (81 persen)
    - Pisang (74 persen)

    VERYWELL | PIPIT

    Berita lainnya:
    Kerja 12 Jam Sehari Buruk bagi Kesehatan, Terutama Wanita
    Tip Menjaga Kulit Wajah Tetap Kinclong di Usia 40+
    Berencana Mudik dengan Mobil, Perhatikan Tip Berikut


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Mereka Boleh Tetap Bekerja Saat DKI Jakarta Berstatus PSBB

    PSBB di Jakarta dilaksanakan selama empatbelas hari dan dapat diperpanjang. Meski demikian, ada juga beberapa bidang yang mendapat pengecualian.