Tabita Roselin Ingin Jadi Penyanyi yang Paham Musik  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tabita Roselin. TEMPO/Marifka Wahyu Hidayat

    Tabita Roselin. TEMPO/Marifka Wahyu Hidayat

    TEMPO.COJakarta - Tabita Roselin merasa seperti sedang memetik buah dari benih yang selama ini ia tanam. Mei lalu, jebolan Social Media Sensation Trans TV ini baru saja jadi salah satu pengisi acara dalam Global Short Film Awards Canness di Prancis.  

    Uniknya, saat berinteraksi dengan beberapa pengisi acara dari negara lain, Tabita baru tahu bahwa semua pengisi acara harus melewati proses audisi untuk bisa mengisi acara. “Aku malah enggak pernah merasa ikut audisi di mana-mana,” tuturnya polos.

    Namun, di luar semua itu, perempuan kelahiran 25 April 1997 ini bersyukur bisa terbang ke Eropa dan punya pengalaman menyanyikan lagu Settle Down milik Kimbra di sana. Keberangkatan Tabita ke Prancis pun serba mendadak. Menurut Tabita, ia baru dikabari pihak sponsor sekitar beberapa bulan sebelum acara.

    Awalnya Tabita tak begitu antusias. Namun, begitu mengecek sendiri kebenaran informasi dan seperti apa Festival Cannes, dara berambut panjang itu bangga dan tak bisa menahan haru. “Aku bersyukur banget ada sponsor produk make-up yang mau memberangkatkan aku ke sana.”

    Karena kurangnya waktu mempersiapkan lagu, akhirnya Tabita memutuskan membawakan lagu yang seharusnya ia nyanyikan untuk ujian semester. Tabita adalah mahasiswa semester III Universitas Pelita Harapan, Karawaci, jurusan seni musik.

    Kepergiannya ke Prancis membuat dia harus mengikuti ujian susulan beberapa pekan kemudian. Beruntung, ia tetap bisa memperoleh nilai tertinggi. “Ini kayak dapat hadiah terus-terusan dari Tuhan,” ucapnya.

    Di dunia musik, nama Tabita mungkin belum setenar musikus lainnya. Ia pun mengaku selama ini sangat berhati-hati menyiapkan konsep musik yang ingin ia dalami. Itu jadi salah satu alasan Tabita melanjutkan studi seni musik setelah lulus dari UPH College.

    Kini Tabita makin mantap berkiprah di panggung musik. Keseriusannya ditunjukkan dengan memilih studi pada bidang yang ingin ia geluti. Dia tak ingin menjadi seorang penyanyi yang hanya bisa menyanyi. Ia ingin menjadi penyanyi yang punya pemahaman mendalam soal musik. “Musik itu luas. Musik itu akan selalu dibutuhkan. Makanya aku yakin untuk ada di dunia ini.”

    KORAN TEMPO

    Berita lainnya:
    7 Fakta tentang Pria yang Tak Disangka
    Kopi dan 6 Manfaat Teman Setia Beraktivitas Tiap Hari
    Orang Kaya Uangnya Tak Habis-habis, Ini Rahasianya


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perbedaan Rapid Test, Swab, dan TB-TCM dalam Deteksi Virus Corona

    Ada tiga tes yang dapat dilakukan untuk mendeteksi virus corona di dalam tubuh, yaitu dengan Rapid Test, Swab, atau metode TB-TCM. Simak perbedaannya.