Jangan Panaskan 5 Makanan Ini dengan Microwave  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi microwave. Wisegeek.com

    Ilustrasi microwave. Wisegeek.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Alat pemanas seperti microwave memang dianggap sangat praktis untuk memanaskan makanan atau minuman dalam waktu singkat. Namun, mulai sekarang, pilihlah makanan yang aman untuk dimasukkan ke dalam microwave. Seperti dilansir laman Womansday.com, inilah makanan dan minuman yang tidak boleh dipanaskan dengan microwave.

    1. Air 
    Jangan menghangatkan air minum dengan microwave. Cara tersebut bisa membuat air menjadi superpanas dan lidah Anda melepuh saat meminumnya. Bila ingin menghangatkan air, gunakan ketel dan panaskan dengan kompor.

    2. Daging beku
    Mencairkan daging beku di dalam microwave hanya menimbulkan risiko. Sebab, bagian pinggir daging akan mencair, tapi bagian tengahnya tetap beku. Daging yang tidak mencair secara merata justru mengundang bakteri untuk tumbuh. Karena itu, cara terbaik adalah letakkan daging di dalam wadah di luar kulkas selama satu malam.

    3. Buah dingin 
    Perlu Anda ketahui bahwa anggur bisa meledak, apel bisa meletus, dan kismis bisa melepuh. Jadi sebaiknya jangan pernah berpikir untuk menghangatkan buah dalam microwave.

    4. Makanan dalam pembungkus kertas
    Berdasarkan United States Department (USDA), pembungkus kertas yang dipanaskan justru bisa ikut terbakar dalam microwave.

    5. Cabai
    Jika Anda memanaskan cabai, saat membuka microwave, mata dan tenggorokan Anda akan terasa panas seketika karena udara yang menyebar keluar mengenai mata dan leher Anda.

    TABLOIDBINTANG

    Berita lainnya:
    Kulkas Ini Tidak Hanya Sebagai Pendingin Loh
    Bahan Makanan yang Tidak Baik Disimpan di Kulkas
    Cara Sehat Menyimpan Makanan di Kulkas



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Resep Mudah Membuat Disinfektan Saat Wabah Virus Corona

    Ketika wabah virus corona merebak, cairan disinfektan kian diminati masyarakat. Bila kehabisan, ada cara alternatif membuat cairan anti kuman itu.