Tip Menanamkan Perilaku Hidup Sehat Pada Anak

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO/Nickmatulhuda

    TEMPO/Nickmatulhuda

    TEMPO.CO, Jakarta - Anak-anak perlu dilatih untuk terbiasa pola hidup sehat. Perilaku sehat dapat mempengaruhi kesehatan, perkembangan kecerdasaan, dan percaya diri.

    Psikolog anak Chitra Annisya, M.Psi, mengatakan kebiasaan hidup sehat dapat dimulai sejak anak usia tiga tahun, karena dia sudah bisa diajak diskusi. Kebiasaan hidup sehat itu dapat berupa konsumsi makan dan minuman bergizi, menjaga kebersihan diri, aktifitas fisik atau olahraga teratur dan waktu tidur cukup.

    Orang tua perlu mendidik anak menanamkan kebiasaan berperilaku hidup sehat. Hal ini akan berpengaruh pada asupan kecukupan gizi, imunitas terhadap penyakit, aktivitas, perkembangan kecerdasan yang optimal serta percaya diri. Banyak orang tua yang salah cara mendidi. Sehingga anak tidak terbiasa untuk berperilaku hidup sehat.

    “Kesalahan umum yang sering dilakukan orang tua dalam menanamkan kebiasaan baik pada anak, meliputi ancaman, tidak konsisten, hingga menjanjikan reward namun tidak diberikan. Hal tersebut akan menurunkan semangat anak. Akhirnya kebiasaan baik tersebut tidak mampu menjadi bagian dari dirinya. Padahal, dengan menanamkan kebiasaan hidup sehat, anak mampu lebih tahan terhadap penyakit, perkembangan kecerdasan lebih optimal, hingga meningkatkan rasa percaya diri mereka,” kata Chitra, Selasa, 14 Juni 2016.

    Berikut beberapa tip dan trik menanamkan kebiasaan hidup sehat pada anak, yaitu:



      • Orang tua harus memberikan contoh dengan menjadi role model.





      • Libatkan seluruh anggota keluarga untuk menerapkan pola sehat.





      • Lakukan kegiatan secara menyenangkan dan penuh kasih sayang.





      • Lakukan secara rutin dan konsisten.





      • Berikan variasi makanan atau kegiatan yang berbeda-beda.



    Bagi anak-anak yang belum terbiasa berperilaku hidup sehat, Chitra memberikan beberapa tip untuk mengubah pola kebiasaan hidup yang tidak sehat itu:



      • Orang tua dapat berdiskusi dengan anak terkait ragam manfaat hidup sehat, sehingga anak pun memiliki motivasi yang kuat dalam dirinya, misalnya dengan menerangkan bahwa dengan rutin melakukan olah raga serta rajin minum susu dan makan makanan bergizi  menunjang pertumbuhan.





      • Berikan pilihan jawaban Yes or Yes. Misalnya, memberikan pilihan makan sayur bayam atau sayur sup yang keduanya makanan sehat.





      • Mulai lakukan perubahan secara bertahap.





      • Berikan anak pujian dan dukungan emosional.



    BISNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.