Ibu Hamil Wajib Jaga Berat Badan, Ini Alasannya

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi Kehamilan. TEMPO/Subekti

    Ilustrasi Kehamilan. TEMPO/Subekti

    TEMPO.COCalifornia - American Journal of Epidemiology menerbitkan penelitian tentang obesitas. Penelitian ini menunjukkan bahwa paparan obesitas dan diabetes gestasional dalam rahim dapat mempengaruhi masa pubertas anak perempuan. 

    Penelitian tersebut mengambil sampel dari beragam etnis anak perempuan dan ibunya di California Utara. Anak-anak tersebut berusia 6-8 tahun. Penelitian yang berlangsung dari tahun 2005 hingga 2012 ini menggunakan parameter ukuran tinggi badan, berat badan, dan lainnya.

    Hasilnya, anak perempuan yang ibunya kelebihan berat badan sebelum kehamilan dan menderita diabetes 2,5 kali memiliki peluang mengalami pertumbuhan rambut kemaluan lebih awal dibandingkan anak perempuan yang lahir dari ibu yang memiliki berat badan normal dan tidak menderita diabetes gestasional.

    Seperti diketahui, pubertas dini dapat mempengaruhi kesehatan perempuan. Hal ini dapat meningkatkan risiko mengalami obesitas, diabetes tipe 2, kanker, bahkan sindrom ovarium polikistik.

    Untuk para wanita yang sedang merencanakan kehamilan, harus mulai memperhatikan berat badan. Menjaga berat badan agar tidak mengalami kelebihan berat badan supaya kelak tidak mempengaruhi kesehatan anak.

    BOLDSKY | DINA ANDRIANI

    Berita lainnya:
    4 Kebiasaan yang Bikin Dompet Anda Jebol
    Alasan Orang Kalap Belanja Saat Ramadan
    Fakta Mengejutkan, Makan Cokelat Justru Bisa Bikin Langsing

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cegah Covid-19, Kenali Masker Kain, Bedah, N95, dan Respirator

    Seorang dokter spesialis paru RSUP Persahabatan membenarkan efektifitas masker untuk menangkal Covid-19. Tiap jenis masker memiliki karakter berbeda.