Cara Bijak Menggunakan Uang THR

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi uang rupiah. TEMPO/Subekti

    Ilustrasi uang rupiah. TEMPO/Subekti

    TEMPO.COJakarta - Bagi karyawan kantor, salah satu hal yang paling ditunggu-tunggu menjelang Lebaran adalah tunjangan hari raya atau THR. THR bisa dianggap sebagai gaji ke-13 dan bonus yang diterima karyawan. Banyak orang menggunakan uang THR untuk membeli kebutuhan hari raya, seperti pakaian atau makanan.

    Penggunaan uang THR perlu diatur dengan bijak agar tidak menyebabkan kesulitan keuangan di kemudian hari. Berikut ini panduan untuk mengalokasikan uang THR dengan maksimal selama bulan Ramadan.

    1. Tabungan
    Sama seperti gaji bulanan, Anda disarankan untuk menyisihkan THR setidaknya 10 hingga 20 persen untuk dimasukkan ke rekening tabungan. Sisihkan begitu Anda pertama kali menerima THR agar tidak tergoda menggunakannya untuk keperluan lain, termasuk keperluan sehari-hari.

    2. Zakat dan kebutuhan primer
    Untuk semua keperluan ini, alokasi yang disarankan juga sekitar 10 persen hingga maksimal 20 persen. Jika Anda ingin membeli pakaian baru, Anda disarankan untuk membelinya sejauh mungkin sebelum Lebaran untuk menghindari harga yang naik tinggi serta antrean yang penuh sesak di pusat perbelanjaan.

    Alokasi zakat fitrah disesuaikan dengan kewajiban. Sedangkan perlengkapan ibadah, zakat mal, dan infak disesuaikan dengan kemampuan dan kebutuhan.

    3. Biaya Lebaran dan mudik
    Hal ini akan bergantung pada apakah Anda merayakan Lebaran di rumah atau mudik ke kampung halaman. Setiap hari raya, tentu ada jamuan yang disajikan untuk keluarga besar dan para tamu. Perhitungkan alokasi dana untuk jamuan makan dan minum, serta anggaran mudik yang mencakup tiket angkutan, bensin, atau persiapan lain selama perjalanan.

    4. Angpau dan melunasi utang
    Sebaiknya, saat menerima THR, Anda langsung memasukkan ke beberapa amplop terpisah untuk penerima angpau Lebaran. Sisa alokasi THR akan lebih tepat digunakan untuk melunasi utang berjalan yang Anda miliki. Tentu Anda ingin merayakan hari kemenangan tanpa dibayang-bayangi oleh beban utang.

    Apabila Anda tidak memiliki utang yang perlu dibayar, alokasikan untuk investasi masa depan ataupun tabungan dana darurat. Dengan demikian, Anda bisa berjaga-jaga seandainya kebutuhan harian Anda tidak tercukupi dari gaji bulanan.
    Rencanakan dengan bijak alokasi THR yang Anda terima demi memaksimalkan pengelolaan keuangan selama bulan Ramadan dan seterusnya.

    TABLOIDBINTANG

    Berita lainnya:
    Manfaat Tembaga untuk Mengatasi Obesitas
    Salah Pilih Sepatu Jadi Sumber Utama Cedera Para Pelari
    Urusan Remeh dengan Wanita yang Bisa Bikin Putus


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Memberlakukan Kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar

    Presiden Joko Widodo telah menandatangai PP No 21 Tahun 2020 yang mengatur pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar menghadapi virus corona.