Perilaku Kocak dan Nyeleneh di Dalam Lift

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi lift. REUTERS/Edgar Su

    Ilustrasi lift. REUTERS/Edgar Su

    TEMPO.CO, Jakarta - Lift atau elevator adalah kebutuhan di kota-kota besar, terutama di gedung-gedung bertingkat tinggi. Di bilik berukuran kecil itu kita bisa bertemu dengan banyak orang dan berbagai karakternya. Namun tetaplah perhatikan etiket berikut ini bila berada di lift sehingga orang tidak menilai kita sebagai sosok yang menyebalkan.

    1. Hindari basa-basi yang terkesan bodoh
    Apa pun yang dikatakan orang, akan lebih baik jika mengakhiri percakapan di lift setelah mengucapkan kata "halo" atau "hai". Jangan sok memecah kebisuan dengan percakapan konyol atau kaku, seperti "panas sekali ya di luar" dan sebagainya.

    2. Berfokus pada ponsel bukan pantangan
    Banyak orang yang lebih berfokus pada ponsel ketimbang orang sekitarnya di lift, namun hal itu bukan pantangan.

    3. Dilarang kentut
    Perut mulas, penuh gas, dan ingin mengeluarkannya. Tahan sampai keluar dari lift. Jangan membuat orang di sekitar Anda pingsan karena bau.

    4. Pastikan badan tidak berbau
    Tak perlu wangi atau menggunakan parfum mahal untuk berada di dalam lift, tapi pastikan juga badan tidak mengeluarkan bau tak sedap.

    5. Perhatikan postur tubuh
    Bila merasa sebagai orang yang paling tinggi di dalam lift, cobalah berdiri di deret paling belakang.

    6. Hindari naik hanya satu lantai
    Bila cuma naik atau turun satu lantai, tak perlu memakai lift kecuali kaki sedang sakit, hamil, atau membawa barang berat.

    7. Cegah bau rokok
    Banyak perokok yang tidak menyadari bau badan atau napas mereka ketika berada di dalam lift. Cobalah mengunyah permen mint untuk mengurangi bau napas.

    8. Dengarkan musik dengan earphone
    Tak perlu pamer dengan menyetel musik keras-keras. Kalau ingin mendengarkan musik, gunakan earphone sehingga tak mengganggu orang lain.

    9. Pencet hanya tombol yang dituju
    Tak usah bertindak bodoh dengan menekan tombol-tombol lantai yang tidak dituju.

    10. Jangan memaksa masuk ketika lift penuh terisi
    Anda mungkin tengah mengejar waktu, tapi tak usah memaksakan masuk ketika lift sudah penuh. Bersabarlah dengan menunggu giliran berikut atau naik lewat tangga.

    11. Tersenyumlah
    Senyuman kadang membuat suasana lebih cair. Senyumlah seperlunya, tak perlu berlebihan sehingga menimbulkan kesan negatif.

    INDIATIMES l PIPIT


    Berita lainnya:
    Logika Puasa, Berat Badan Turun, dan Massa Otot
    Ada Partikel Berbahaya Saat Memasak Pakai Aluminium Foil
    Kim Kardashian Beberkan Ongkos Perawatan Kulit Wajahnya


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    ODP dan Isolasi Mandiri untuk Pemudik saat Wabah Virus Corona

    Tak ada larangan resmi untuk mudik saat wabah virus corona, namun pemudik akan berstatus Orang Dalam Pemantauan dan wajib melakukan isolasi mandiri.