Urusan Remeh dengan Wanita yang Bisa Bikin Putus

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi diganggu pacar. Shutterstock.com

    Ilustrasi diganggu pacar. Shutterstock.com

    TEMPO.COJakarta - Perhatian kepada pasangan boleh-boleh saja. Malah memang seharusnya demikian. Namun perempuan yang terlalu perhatian dapat membuat pasangan terganggu, bahkan beberapa lelaki nekat memutuskan hubungan. Lalu, apa saja hal yang bisa membuat kaum Adam merasa terganggu? Berikut ini ulasannya.

    1. Mengomentari pakaiannya
    Beberapa pria tidak terlalu memprioritaskan urusan penampilan, termasuk pakaian yang mereka kenakan. Jadi, jika Anda mengomentari sesuatu tentang pakaian yang ia kenakan, bisa jadi ia akan tersinggung.

    2. Anda bicara dan dekat dengan mantan kekasihnya
    Jika Anda berteman dengan mantan kekasihnya, ia pasti akan merasa khawatir kalau-kalau Anda dan mantan kekasihnya saling berbagi cerita dan rahasia. Sudah barang tentu hal ini mengganggunya.

    3. Terlalu banyak bicara
    Sama seperti wanita, pria juga memerlukan waktu untuk diri sendiri alias me time. Bila Anda terus-menerus berbicara kepadanya, ia akan mudah merasa terganggu.

    4. Bombardir pesan
    Saat menyelesaikan pekerjaan, tentunya kita membutuhkan konsentrasi dan sebisa mungkin menghindari gangguan. Jika Anda sering mengiriminya pesan saat dia sedang bekerja, terlebih isi pesan itu bukanlah sesuatu yang penting, ia pasti akan merasa terganggu.

    5. Terus mencari perhatian
    Pria memang senang memberikan perhatian kepada wanita. Namun, bila Anda terus-terusan tebar pesona demi mencari perhatiannya, bukannya perhatian yang Anda dapatkan, melainkan dia akan menjauhi Anda karena merasa terganggu.

    6. Meluapkan emosi kepadanya
    Sekali-dua kali masih terbilang wajar bila Anda meluapkan emosi kepada pasangan saat mood sedang tak enak. Namun, jika hal seperti itu terus-menerus terjadi, bukan tak mungkin pasangan juga akan merasa ikut kesal.

    7. Memaksanya berhenti dari suatu kegiatan
    Misalnya, pasangan Anda suka merokok. Anda ingin dia berhenti merokok karena peduli kepadanya. Jika Anda memintanya berhenti merokok dengan memaksa, besar kemungkinan dia malah lebih memilih menghindari Anda ketimbang berhenti merokok. 

    BOLDSKY | LUCIANA

    Berita lainnya:
    Cara Menghadapi Bos Galak
    Puasa Bukan Alasan Tak Fokus Kerja, Ini Tipnya
    Penderita Diabetes, Batalkanlah Puasa Jika Mengalami Hal Ini


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Kantor dan Tempat Kerja

    BPOM melansir panduan penerapan new normal alias tatanan baru. Ada sembilan rekomendasi agar pandemi tak merebak di kantor dan tempat kerja.