Jurus ABCD untuk Menciptakan Kesan Positif  

Reporter

Editor

Rini Kustiani

Ilustrasi wawancara kerja. Shutterstock.com

TEMPO.COJakarta - Jika Anda sedang mencari pekerjaan atau akan menghadapi wawancara kerja, Anda harus fokus pada kesan profesional. Segala sesuatu tentang Anda, entah itu cara berjalan, kata-kata yang terucap, cara duduk, hingga segala sesuatu tentang diri Anda di dunia maya, patut diperhatikan untuk menciptakan image yang bagus.

Konsultan image Sylvie di Giusto berbagi cara menciptakan kesan pertama yang baik dan positif, yang ia beri nama "Jurus ABCD". Berikut ini rinciannya.

1. Appearance (Penampilan)
Ini tentang apa yang Anda kenakan. Pilih pakaian dan aksesori yang nyaman dan pastinya bernuansa formal.

2. Behaviour (Sikap)
Ini tentang bahasa tubuh Anda. Artinya, sikap dan gerak-gerik mencerminkan watak dan kepribadian Anda. Saat berkomunikasi dengan seseorang, pastikan Anda melakukan kontak mata dengan orang itu dan jangan lupa, berjabat tangan.

3. Communication (Komunikasi)
Menurut di Giusto, sebelas kata pertama yang kita ucapkan adalah hal yang bisa membuat seseorang ingat kepada kita. Karena itu, usahakan di awal percakapan Anda menggunakan kata-kata bermakna positif yang bernilai lebih, sehingga mereka ingat dan terkesan.

4. Digital Footprint (Rekam jejak digital)
Percayalah, zaman sekarang profil Anda di dunia maya menjadi salah satu bahan pertimbangan bagi perusahaan saat mencari tenaga kerja baru. Untuk itu, usahakan selalu menampilkan hal-hal yang baik dan positif, entah itu di blog pribadi atau pada akun media sosial Anda.

TIME | LUCIANA

Berita lainnya:
Tip Merawat Mukena
Tip Supaya Anak Kuat Puasa
Sayur Babanci, Kuliner 'Galau' Khas Betawi






Tak Menemukan Kebahagiaan dalam Pencapaian Bekerja, Apa Itu Arrival Fallacy?

6 hari lalu

Tak Menemukan Kebahagiaan dalam Pencapaian Bekerja, Apa Itu Arrival Fallacy?

Arrival fallacy biasanya hanya memiliki pola pikir berorientasi pencapaian bekerja


Pencapaian Bekerja Keras dan Uang Apakah Pasti Kebahagiaan?

6 hari lalu

Pencapaian Bekerja Keras dan Uang Apakah Pasti Kebahagiaan?

Arrival fallacy sebutan dalam Bahasa Inggris untuk menggambarkan tujuan yang tercapai setelah bekerja keras tak ada rasa bahagia


Bagi Charlize Theron Menjadi Ibu Lebih Penting daripada Ketenaran

12 hari lalu

Bagi Charlize Theron Menjadi Ibu Lebih Penting daripada Ketenaran

Charlize Theron merasa lebih tertantang membuat roti panggang seenak buatan tetangganya


Cerita Brooke Shields Mendirikan Perusahaan di Usia 57 dan Mematahkan Stigma Penuaan

14 hari lalu

Cerita Brooke Shields Mendirikan Perusahaan di Usia 57 dan Mematahkan Stigma Penuaan

Brooke Shields juga ingin mengubah status quo di ruang kecantikan, terutama jika menyangkut terminologi seputar penuaan


Gisele Bundchen Ingin Tom Brady Ikut Andil Mengasuh Anak-anaknya

21 hari lalu

Gisele Bundchen Ingin Tom Brady Ikut Andil Mengasuh Anak-anaknya

Rumor keretakan rumah tangga antara Tom Brady dan Gisele Bundchen meningkat bulan lalu


Kiat Berkarier di Bidang IT dari CEO SEMIVA

27 hari lalu

Kiat Berkarier di Bidang IT dari CEO SEMIVA

Simak tips dari CEO SEMIVA untuk berkarier di bidang IT.


Unpad Gelar Virtual Job Fair 2022 Hadirkan Bursa Kerja Hingga Beasiswa

29 hari lalu

Unpad Gelar Virtual Job Fair 2022 Hadirkan Bursa Kerja Hingga Beasiswa

Kegiatan bursa kerja virtual itu merupakan kerja sama Pusat Pengembangan Karier Unpad dengan Jobs.id.


Avril Lavigne Raih Hollywood Walk of Fame Tampil Kasual Glam Pakai Hoodie

31 hari lalu

Avril Lavigne Raih Hollywood Walk of Fame Tampil Kasual Glam Pakai Hoodie

Avril Lavigne memakai hoodie Skateboarding is not a crime, seperti di kaus yang dia pakai 16 tahun yang lalu


5 Alasan Mengapa Orang Memerlukan Jeda Karier?

32 hari lalu

5 Alasan Mengapa Orang Memerlukan Jeda Karier?

Jeda karier atau career break periode waktu istirahat untuk alasan keluarga atau pengembangan pribadi


Jeda Karier Bisa Menjadi Pilihan Jika Terlalu Lelah Bekerja

32 hari lalu

Jeda Karier Bisa Menjadi Pilihan Jika Terlalu Lelah Bekerja

Jeda karier biasanya antara satu bulan hingga dua tahun, beberapa orang mulai berkomitmen untuk istirahat lebih pendek mencoba kegiatan baru