Supaya Anak Tetap Dekat dengan Orang Tua meski Ada Pengasuh  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • REUTERS/Enrique Calvo

    REUTERS/Enrique Calvo

    TEMPO.CO, Jakarta - Sudah menjadi rahasia umum bahwa anak yang sehari-hari dirawat pengasuh akan lebih sayang kepada pengasuhnya ketimbang orang tuanya sendiri.

    Hal ini tentu membuat orang tua bersedih. Namun, dalam beberapa kondisi, mengasuh anak sendiri benar-benar bukan pilihan yang memungkinkan. Keputusan untuk tidak lagi menggunakan jasa pengasuh dan mengambil alih tugas mengasuh sepanjang hari tidak semudah membalikkan telapak tangan.

    Nah, agar orang tua tetap memiliki kedekatan dengan anak tanpa harus meniadakan peran pengasuh, berikut ini tip dari psikolog anak Vera Itabiliana.

    1. Ritual
    Ciptakan ritual yang hanya dilakukan anak dengan orang tua saja. Misalnya, kebiasaan salam atau pelukan orang tua kepada anak atau sebaliknya saat bangun pagi.

    2. Orang tua turun tangan
    Usahakan anak tidak 24 jam bersama pengasuh. Orang tua perlu meluangkan waktu untuk langsung mengurusi anak. Contohnya, menidurkan atau menemani anak ketika bermain.

    3. Curi perhatian
    Sesekali buat momentum interaksi secara bersama-sama, ketika anak sedang bermain dengan pengasuh, ibu atau ayah ikut nimbrung. Dengan begitu, perhatian anak akan terbagi juga kepada orang tuanya.

    TABLOIDBINTANG

    Berita lainnya:
    Cara Cepat Balita Belajar Bicara
    Serba-Serbi Berjabat Tangan dan Maknanya
    'Iman' Pria Gampang Goyah Saat Berteman dengan Wanita

    [11:33 AM, 6/6/2016] +62 815-9019-868: mau ngecek apakah posisinya stabil
    [11:33 AM, 6/6/2016] +62 815-9019-868: link-nya bener yang ini kan? http://sd.ppdbdki.my.id/dashboard/pendaftaran


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Hal yang Dilarang dan Dibatasi Selama Pemberlakuan PSBB Jakarta

    Anies Baswedan memberlakukan rencana PSBB pada 9 April 2020 di DKI Jakarta dalam menghadapi Covid-19. Sejumlah kegiatan yang dilarang dan dibatasi.