Cerita Tika Bisono Debat Pertanyaan Wartawan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • foto: www.parentsguide.co.id

    foto: www.parentsguide.co.id

    TEMPO.CO, Jakarta - Psikolog Tika Bisono rupanya sering merasa jengkel kepada wartawan. Sebabnya, para wartawan sering mengajukan pertanyaan yang sama. “Gue kan bosan jawabnya, itu lagi-itu lagi,” ujar Tika usai mengisi pelatihan di Gedung Tempo, Rabu, 1 Juni 2016.

    Menurut Tika, pertanyaan-pertanyaan wartawan masa kini cenderung seragam dan tidak mendalam, berbeda halnya dengan generasi sebelumnya di mana ia merasa tertantang menjawab pertanyaan-pertanyaan mereka. “Saya jadi penasaran, mereka sebelum liputan dikasi arahan oleh redakturnya apa tidak?” ujar dia.

    Saking sebalnya, Tika pernah mengganti pertanyaan seorang wartawan yang dianggapnya basi dan sama dengan pertanyaan media lain. Namun, si wartawan sempat menolak karena pertanyaan itu adalah pesanan sang redaktur.

    “Tapi akhirnya dia mau juga sih asalkan pertanyaan redakturnya tetap saya jawab,” kata Tika. “Saya memang narasumber yang rese,” Tika melanjutkan sambil tertawa. (Baca juga: Psikolog Tika Bisono: Selamat, Perusahaan Anda Krisis)

    Riset dan diskusi adalah dua hal penting yang harus dilakukan wartawan sebelum terjun ke lapangan dan mewawancarai narasumber. Menurut dia, harus ada diskusi berkala antara redaktur dan reporter supaya para reporter dapat menguasai materi liputan secara komprehensif. “Jadi pertanyaannya bisa lebih dalam dan beragam,” kata dia.

    Hal tersebut sangat ia sayangkan karena wartawan adalah mata dan mulut publik sehingga intelektualitas para wartawan harus dijaga. “Ini saya pesankan pada para pemimpin media agar sering melakukan diskusi,” kata dia.

    TIKA PRIMANDARI  

    Berita lainnya:
    Tas Berlian Hermes Laku Rp 4,08 Miliar
    Tata Rias untuk Kamu yang Kurang Tidur
    5 Tanda Pasangan Pandai Atur Keuangan

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Akhir Cerita Cinta Glenn Fredly

    Glenn Fredly mengembuskan napas terakhirnya pada Rabu, 8 April 2020 di RS Setia Mitra, Jakarta. Glenn meninggalkan cerita cinta untuk dikenang.