Manfaat Satu Jam Bermain Bersama Anak  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi keluarga bahagia. shutterstock.com

    Ilustrasi keluarga bahagia. shutterstock.com

    TEMPO.COJakarta - Survei Indonesian Nutrition Association menyebutkan bermain bersama anak selama satu jam dapat meningkatkan kebahagiaan ibu dan ayah secara signifikan. Kebahagiaan ibu dan ayah meningkat secara signifikan, bahkan sampai dua minggu ke depan.

    Hasil survei itu disampaikan Brand Manager Lactogrow Gusti Kattani Maulani pada acara Happy Date with Legendaddy, Happy Winter Land di Mal Kelapa Gading, Jakarta, Sabtu.

    Survei ini dilakukan terhadap 300 keluarga inti yang mengunjungi Happy Winter Land di Jakarta, Surabaya, dan Makassar. Data menyimpulkan bahwa keluarga yang menghabiskan waktu bersama dalam kegiatan tersebut merasa bahwa hubungan mereka dengan sang anak menjadi lebih kuat, kompak, dan harmonis.

    Wanita, yang akrab disapa Lani, ini menjabarkan tiga hal yang membuat kegiatan bermain bersama anak dapat meningkatkan rasa bahagia. "Di situ ada ayah dan ibu. Mereka saling membantu membangun kebersamaan bersama anak. Mereka melakukan aktivitas bersama," kata Lani. 

    Kedua, ketika mereka bermain bersama, maka komunikasi akan terjalin. "Misalnya, saat mereka membuat snowman bersama. Anak minta saran, bantuan, dan orang tua harus membantu, memuji," ujar Lani. 

    Selanjutnya, anak, ibu, dan ayah akan merasa lebih dekat dan nyaman bersama karena adanya jalinan komunikasi tersebut. Hal ini juga disetujui psikolog Rini Hildayani. Sebagai salah satu peneliti survei tersebut, dia mengungkapkan, "Penting bagi ayah dan ibu untuk saling bekerja sama dalam memperbanyak interaksi dengan anak yang melibatkan komunikasi serta sentuhan fisik." 

    Namun, Rini menambahkan, konteks bermain juga harus diperhatikan. "Dalam bermain, ada syaratnya. Pertama, harus ada emosi positif dari semua pihak, enggak boleh ada yang menangis," tuturnya. 

    Selain itu, orang tua dan anak harus aktif saat berkegiatan. "Tak harus fisik, tapi juga mental. Misal, membacakan cerita. Anak akan membayangkan apa yang dibicarakan," ucap Rini. Terakhir, orang tua juga wajib mendampingi, memotivasi, dan memfasilitasi ide anak, kecuali jika anak tidak memiliki ide permainan. "Di sinilah peran orang tua untuk memperkenalkan beberapa kegiatan positif."

    BISNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Resep Mudah Membuat Disinfektan Saat Wabah Virus Corona

    Ketika wabah virus corona merebak, cairan disinfektan kian diminati masyarakat. Bila kehabisan, ada cara alternatif membuat cairan anti kuman itu.