Puasa Bukan Alasan Tak Fokus Kerja, Ini Tipnya  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi ngantuk/tidur di kantor. Shutterstock.com

    Ilustrasi ngantuk/tidur di kantor. Shutterstock.com

    TEMPO.COJakarta - Saat menjalankan ibadah puasa, mengantuk dan konsentrasi kerja yang menurun menjadi keluhan umum para pekerja.

    Kombinasi rasa lapar, haus, dan mengantuk memang mengganggu konsentrasi kerja. Namun jangan sampai bekerja jadi alasan untuk meninggalkan ibadah puasa. Apalagi kalau Anda pekerja kantoran yang selama delapan jam berada di dalam ruangan.

    Ibadah puasa dan rutinitas bekerja harus sama berkualitasnya. Bagaimana agar konsentrasi kerja tetap terjaga selama berpuasa? Enam cara berikut bisa Anda coba. 

    1. Makan sahur yang cukup
    Lapar dan dahaga memang bisa menurunkan konsentrasi. Namun, namanya ibadah puasa, lapar dan haus adalah hal yang wajar. Agar lapar dan haus tak datang terlalu pagi, Anda harus membekali diri dengan makan sahur yang cukup. 

    Sahurlah dengan makanan sehat yang dilengkapi sayur dan buah, serta air minum yang cukup di waktu akhir sahur. Boleh juga dengan tambahan suplemen vitamin untuk menjaga stamina tubuh tetap fit selama bekerja.

    2. Jauhi gangguan
    Dering telepon seluler, suara aplikasi chatting, atau notifikasi media sosial ampuh membuyarkan konsentrasi. Ketika sedang berkonsentrasi pada pekerjaan, matikan dering ponsel atau minimal jauhkan ponsel Anda agar tak mudah terganggu dengan suara-suara notifikasi dari ponsel. Saat menggunakan Internet di komputer, tahan keinginan untuk membuka akun media sosial agar tak tergoda mengintip status teman.

    3. Tidur siang
    Mengantuk saat puasa juga menjadi faktor menurunnya konsentrasi saat bekerja yang sulit dihindari. Sedangkan rangkaian ibadah malam di bulan puasa mau tak mau mengurangi waktu tidur malam Anda. Untuk mengatasinya, jangan ragu mengambil sedikit waktu untuk tidur siang.

    Hitung-hitung mengganti saat istirahat makan siang, manfaatkan waktu Anda untuk memejamkan mata dan membuat tubuh rileks. Asalkan berkualitas, 15 menit tidur siang sudah cukup membuat mata Anda segar kembali.

    4. Hirup oksigen
    Kurangnya asupan oksigen di otak menyebabkan kantuk dan berkurangnya konsentrasi. Ketika mata dan kepala mulai sulit bekerja sama, cobalah menarik napas dalam-dalam. Berjalan-jalan sebentar ke luar ruangan, cari udara segar dari ruang terbuka, lalu hiruplah napas panjang agar tubuh segar kembali.

    5. Buat “to-do list”
    Memiliki catatan dan prioritas pekerjaan yang harus dilakukan membuat Anda tahu mana yang harus dikerjakan. Terkadang, konsentrasi kacau hanya karena bingung harus memulai pekerjaan dari mana. Membuat daftar prioritas pekerjaan sangat membantu Anda bekerja dengan efektif dan tidak buang waktu, juga menghindari kemungkinan terjadi kesalahan atau lupa mengerjakan sesuatu.

    6. Hindari suara berisik
    Suara obrolan rekan kerja yang terlalu berisik terkadang menjadi pemecah konsentrasi kerja. Tak perlu kesal atau marah pada rekan kerja Anda. Terlebih, Anda sedang berpuasa, harus mampu menjaga hawa nafsu dan amarah.

    Untuk menghindari terganggunya konsentrasi, juga berkonflik dengan rekan kerja, minimalkan suara berisik yang masuk ke telinga Anda. Gunakan headset atau earphone lalu putar lagu-lagu kesukaan Anda. 

    Mendengarkan musik menjadi salah satu cara ampuh mengatasi kantuk ketika sedang bekerja. Anda bisa fokus bekerja sambil mendengar lagu-lagu yang menenangkan hati dan pikiran. Namun jangan sampai suara musik Anda justru mengganggu orang lain.

    TABLOIDBINTANG

    Berita lainnya:
    3 Tipe Bos dan Kiat Menghadapinya
    Kiat Mengatur Keuangan bagi Pengantin Baru
    OTW Food Street Meruya, Tongkrongan Baru di Jakarta Barat


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ada 283 Jenazah Dikuburkan dengan SOP Covid-19 di DKI Jakarta

    Anies Baswedan menyebut Dinas Kehutanan dan Pertamanan telah mengubur 283 jenazah dengan SOP Covid-19. Jumlah penguburan melonjak pada Maret 2020.