Kimberly Tandra Terilhami Keindahan Langit

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kimberly Tandra. Romauli Gultom-Tabloidbintang.com

    Kimberly Tandra. Romauli Gultom-Tabloidbintang.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Geliat dunia fashion Tanah Air terus berkembang. Terbukti dengan kehadiran sejumlah desainer muda berbakat yang mampu menampilkan hasil karyanya di panggung mode. Salah satunya Kimberly Tandra.

    Kimberly Tandra mengangkat tema Atmo(s)pharia. Tema ini terilhami dari keindahan langit pada malam dan pagi hari yang dihiasi burung-burung beterbangan. Tak kurang dari 40 busana ready to wear dipersembahkan Kimberly.

    “Aku terinspirasi keindahan langit, lengkap dengan kehadiran burung-burung. Makanya, aku menuangkan motif burung asli Indonesia, seperti cenderawasih, kakaktua, dan flamingo," kata Kimberly.

    Gadis berusia 17 tahun ini menganggap langit memiliki keunikan tersendiri. Langit punya warna yang kontras dan eye-catching untuk ditampilkan. “Misalnya, langit pada malam hari, aku aplikasikan warna-warna hitam, sedangkan warna biru mewakili langit pada pagi hari ditambah dengan motif burung. Aku bereksperimen dengan 3D printed untuk menemukan motif abstrak sesuai dengan kondisi langit yang tidak menentu,” ujarnya.

    Untuk desain, Kimberly membuat potongan yang sederhana, namun dengan detail yang unik. Sebut saja fabric printing dan laser cutting pada kain. “Koleksi busana yang aku hadirkan adalah evening gown yang didominasi warna biru. Cutting-nya sederhana agar terlihat simpel, namun tetap unik. Selain evening gown, akan ada blazer dan jumpsuit,” kata dia.

    Tak ketinggalan, melengkapi karya busananya tersebut, Kimberly berkolaborasi dengan perancang headpiece asal Surabaya, Oscar Daniel. "Dia yang telah menyulap bulu burung menjadi sebuah headpiece keren," tuturnya.

    TABLOIDBINTANG

    Berita lainnya:
    Mango Luncurkan Koleksi Busana Ramadan
    Koleksi Kaftan Jumpsuit ala Denny Wirawan untuk Lebaran
    Jika Anda Berhenti Pakai High Heels, Ini yang Terjadi


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ada 283 Jenazah Dikuburkan dengan SOP Covid-19 di DKI Jakarta

    Anies Baswedan menyebut Dinas Kehutanan dan Pertamanan telah mengubur 283 jenazah dengan SOP Covid-19. Jumlah penguburan melonjak pada Maret 2020.