Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Piknik Cantik di La Delice

image-gnews
Ilustrasi piknik keluarga. crystalandcomp.com
Ilustrasi piknik keluarga. crystalandcomp.com
Iklan

TEMPO.CO, Bandung - Gambaran klasik tentang piknik hadir di kafe Le Delice Cafe Bakery and Pastry di tengah Bandung. Di sana, kita bisa menemukan kain bermotif kotak-kotak merah-putih terbentang sebagai alas untuk leyeh-leyeh di lapangan rumput hijau. Di atasnya, ada keranjang bekal yang berisi botol-botol minuman, vas dengan buket bunga berwarna-warni, dan rak berbentuk sangkar burung yang dijalari tanaman rambat.

Sebuah topi lebar berwarna cokelat dan payung renda tergeletak. Di samping tikar, terparkir sepeda jengki putih dengan keranjang depan penuh bunga pink. Setting sempurna untuk foto pranikah. Setiap orang dengan telepon berkamera pasti enggan melewatkan spot itu tanpa berfoto.

Le Delice memang memanjakan para penggila foto. Segala rupa keperluan piknik disediakan oleh pemilik untuk keperluan selfie tamu-tamu mereka. "Untuk yang suka foto dan mengunggahnya ke media sosial," ujar Ferie, manajer kafe itu, beberapa waktu lalu.

Di era media sosial ini, makanan dan minuman lezat sepertinya tak cukup untuk menarik pelanggan. Apalagi di Bandung, surganya kuliner dan pengusaha industri kreatif. Kebanyakan pelanggan mencari tempat makan yang "Instagramable"-terlihat kece dipandang mata agar bisa diunggah ke akun Instagram.

Karena itu, jadilah spot ala piknik di taman tadi disediakan oleh pemilik Le Delice sebagai penarik perhatian. "Ini jadi semacam ikon kafe," kata Ferie. Benar saja, satu jam lebih Tempo duduk di sana, spot itu tak pernah sepi. Pengunjung silih-berganti datang untuk narsis di depan kamera.

Dibuka mulai Agustus tahun lalu, LeDelice -baca: ledelis, dari bahasa Prancis yang artinya lezat-mengusung tema taman dan piknik. Awalnya, tempat ini hanya menjual pastry dan bakery. Di bulan yang sama setelah pembukaan, pemilik menambahkan kafe dengan konsep taman ini.

Dari luar, tempat makan tersebut nampak seperti kebun belakang rumah yang dikelilingi pagar kayu putih. Gerbangnya berupa pintu lengkung yang dihiasi tanaman rambat. Begitu masuk, nuansa tamannya langsung terasa.Ada rumput hijau yang terhampar, tanaman rambat yang menggelantung di atap, dan bunga yang bermekaran di segala arah. Sayang, semuanya sintetis. Jadi, tak ada aroma kesegaran bunga dan rumput yang mampir di hidung.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Konsep taman ini diperkuat dengan air mancur yang diletakkan di tengah-tengah kafe. Meski ukurannya kelewat besar dan membuatnya tidak serasi dengan penataan kursi, suara gemercik airnya membuat suasana kafe makin adem.

Menurut Ferie, karena keunikan nuansa taman ini, banyak pasangan yang menyewa tempat tersebut untuk mengadakan pesta pernikahan privat. "Di sini, sudah enggak perlu mendekor lagi," kata Ferie, setengah berpromosi.

Meskipun ada latar piknik tadi, jangan buru-buru makan sambil lesehan ala piknik di taman. Untuk makan, pengunjung tetap harus duduk di kursi karena spot tersebut hanya digunakan sebagai pajangan. Di belakang latar, tersedia meja dan kayu aluminium serta meja kayu panjang berwarna putih yang unik.

Setelah puas berswafoto dan menemukan tempat duduk yang asik, waktunya untuk memilih menu. Le Delice menyajikan makanan asli Tanah Air seperti nasi goreng rempah dan nasi kabayan. Juga menu Barat, misalnya beef burger dan bolognese. Kisaran harganya Rp 15-60 ribu.

KORAN TEMPO | NUR ALFIYAH

Berita lainnya:
Segera Akhiri Hubungan Anda dengan Pria Seperti Ini
Jika Anda Berhenti Pakai High Heels, Ini yang Terjadi
10 Kegiatan Menyenangkan untuk Menghilangkan Stres

Iklan

Berita Selanjutnya



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Datang ke Semarang Jangan Lupa Beli 10 Oleh-oleh Khas Ini

6 hari lalu

Lumpia isi tahu udang menjadi salah satu jenis gorengan yang tetap sehat untuk menu buka puasa/Foto: Tupperware
Datang ke Semarang Jangan Lupa Beli 10 Oleh-oleh Khas Ini

Selain terkenal destinasi wisatanya, Semarang memiliki ikon oleh-oleh khas seperti wingko dan lumpia. Apa lagi?


10 Makanan Paling Aneh di Dunia, Ada Keju Busuk hingga Sup Kura-kura

7 hari lalu

Berikut ini deretan makanan paling aneh di dunia, di antaranya keju busuk asal Italia, Casu Marzu, dan fermentasi daging hiu. Foto: Canva
10 Makanan Paling Aneh di Dunia, Ada Keju Busuk hingga Sup Kura-kura

Berikut ini deretan makanan paling aneh di dunia, di antaranya keju busuk asal Italia, Casu Marzu, dan fermentasi daging hiu.


Jadi Nasabah KUR BRI Sejak Tahun 2000, Sate Klathak Pak Pong Ramai Diminati

8 hari lalu

Jadi Nasabah KUR BRI Sejak Tahun 2000, Sate Klathak Pak Pong Ramai Diminati

Di akhir pekan dan di hari libur panjang dapat menyembelih 40-50 ekor kambing sehari dengan omzet sekitar Rp35-50 juta per bulan.


Polisi Tangkap Pembunuh Wanita di Apartemen Jardin Bandung yang Kabur ke Jakarta

9 hari lalu

Ilustrasi pembunuhan. FOX2now.com
Polisi Tangkap Pembunuh Wanita di Apartemen Jardin Bandung yang Kabur ke Jakarta

Seorang wanita ditemukan tewas di Apartemen Jardin, Kota Bandung, diduga dibunuh pelanggannya


Singgah ke Cirebon saat Libur Lebaran, Jangan Lupa Cicip Tiga Kuliner Lezat dan Bersejarah Ini

9 hari lalu

Empal Gentong. Shutterstock
Singgah ke Cirebon saat Libur Lebaran, Jangan Lupa Cicip Tiga Kuliner Lezat dan Bersejarah Ini

Cirebon memiliki sejumlah kuliner yang bersejarah dan memiliki cita rasa yang lezat.


Resep Gurame Nyat Nyat Kuliner Primadona Khas Bangli

12 hari lalu

Gurame Nyat Nyat. Foto : yummy app
Resep Gurame Nyat Nyat Kuliner Primadona Khas Bangli

Gurame nyat nyat adalah kuliner primadona yang banyak diminati wisatawan domestik dan manca negara saat berkunjung ke Bangli, Bali. Ini resepnya.


Rekomendasi 5 Tempat Wisata Air di Bandung untuk Menghabiskan Waktu Libur Lebaran

13 hari lalu

Sejumlah anak bermain di kolam sisa pembongkaran di Pemandian Tjihampelas, Jalan Cihampelas, Bandung, Jumat (14/5). TEMPO/Aditya Herlambang Putra
Rekomendasi 5 Tempat Wisata Air di Bandung untuk Menghabiskan Waktu Libur Lebaran

Salah satu aktivitas rekreasi yang bisa dilakukan bersama dengan keluarga ketika masa libur lebaranadalah berenang.


5 Destinasi yang Menyajikan Makanan Khas Idul Fitri di India

14 hari lalu

Biryani, Hyderabad. Unsplash.com/Shreyak Singh
5 Destinasi yang Menyajikan Makanan Khas Idul Fitri di India

Kota-kota di India ini bisa menjadi inspirasi destinasi para pecinta kuliner mencicipi hidangan khas Idul Fitri


Penumpang Terminal Leuwipanjang Bandung Naik 20 Persen Selama Arus Mudik Lebaran

18 hari lalu

Pemudik bersiap memasukkan barang bawaannya kedalam bagasi bus di Terminal Penumpang Tipe A Baranangsiang, Kota Bogor, Jawa Barat, Rabu 27 Maret 2024. Sebagian warga memilih untuk mudik lebih awal untuk menghindari kemacetan dan lonjakan penumpang serta tingginya harga tiket saat puncak arus mudik Lebaran 2024. ANTARA FOTO/Arif Firmansyah
Penumpang Terminal Leuwipanjang Bandung Naik 20 Persen Selama Arus Mudik Lebaran

Kepala Terminal Leuwipanjang Kota Bdung Asep Hidayat mengatakan, kenaikan jumlah penumpang di arus mudik Lebaran terpantau sejak H-7.


Tren Wisata Kuliner Jadi Momentum Gerakkan Penggunaan Bahan Pangan Lokal

21 hari lalu

Mi lethek khas Bantul, Yogyakarta. Dok. Visiting Jogja
Tren Wisata Kuliner Jadi Momentum Gerakkan Penggunaan Bahan Pangan Lokal

Banyak bahan baku pangan lokal yang bisa digunakan sebagai subtitusi bahan impor untuk membuat produk kuliner sejenis, seperti mi.