Pilih-pilih Guru Privat di Dunia Maya

Reporter

Ruangguru.com

TEMPO.CO, Jakarta - Di era serba digital, mencari tenaga pengajar atau guru pendamping belajar secara privat bukan lagi hal sulit. Dulu, memang, untuk mendatangkan guru privat ke rumah kita harus mencari melalui iklan baris di koran atau informasi di antara orang tua murid hingga brosur yang dibagikan di sekolah.

Namun, sejak April 2014, semua kesulitan itu hilang. Mencari guru privat semudah mengklik tombol tetikus komputer atau sesimpel menggeser layar ponsel pintar. Ya, ini berkat kreativitas dua anak muda Indonesia yang membuat aplikasi pencarian guru privat secara online. Namanya Ruangguru.com.

"Ini adalah situs layanan market place untuk mempertemukan guru dan murid secara cepat dengan menggunakan akses Internet dan aplikasi di ponsel pintar secara online," kata Iman Usman, 24 tahun, salah satu pendiri situs Ruangguru.com di kantornya di bilangan Tebet, Jakarta.

Iman, bersama rekannya, Belva Davara, merasa terdorong membuat situs ini untuk memberikan jawaban atas kebutuhan informasi pencarian tenaga pengajar. Selain itu, mereka ingin agar standar kualitas guru privat terjaga dengan tarif yang ditawarkan lebih terbuka.

Di Ruangguru.com, setiap tenaga pengajar diberi kesempatan untuk mempromosikan diri dengan bidang ilmu yang dikuasai. Mereka juga diberi ruang untuk menjelaskan profil diri, kemampuan pengajaran, dan ketersediaan waktu. Setiap guru diberi kebebasan dalam menentukan tarif. Namun, untuk batas bawah harga, Ruangguru.com menetapkan tarif sebesar Rp 50 ribu per kunjungan.

Adapun di pihak murid, melalui situs ini, mereka dapat melihat, memilih, atau melakukan komunikasi secara langsung dengan calon guru yang dimaksud. Menariknya, terdapat catatan "prestasi" untuk setiap tenaga pengajar. Catatan itu diberikan oleh murid yang pernah mereka ajar.

Adanya catatan tersebut, menurut Iman, membuat murid dan orang tua dapat memilih guru privat yang sesuai dengan kebutuhan. Selain itu, kemampuan tenaga pengajar dapat dilihat dari ulasan yang ditulis oleh murid sebelumnya. Guru yang mengajar secara asal-asalan akan sulit mendapat order.

Ruangguru.com untuk saat ini memiliki 27 ribu guru sebagai mitra bisnis yang tersebar di 33 kota di Indonesia. Situs ini menawarkan 16 kategori pendidikan dan 100 kategori kursus, seperti bahasa asing, seni musik, memasak, serta mengaji, untuk tingkat taman kanak-kanak hingga perguruan tinggi dan umum.

Iman mengatakan Ruangguru.com hanya sebagai jembatan pertemuan atau ruang komunikasi antara tenaga pengajar dan mereka yang membutuhkan pengajaran. Adapun proses dan lokasi belajar tetap dilakukan sesuai dengan kesepakatan kedua pihak. Iman mengklaim, melalui situs ini, seorang pengajar bisa menerima pendapatan hingga Rp 10 juta per bulan.

Sementara itu, pihak Ruangguru.com hanya mengutip 20 persen dari total transaksi. Untuk menjaga mutu tenaga pengajar, Ruangguru.com selalu melakukan verifikasi terlebih dulu. Misalnya, latar belakang pendidikan pengajar harus lulus verifikasi dan serangkaian uji kompetensi.

Yang menarik, Ruangguru.com menjamin uang kembali 100 persen seandainya murid merasa tidak cocok dengan kemampuan tenaga pengajar yang didapatkan. "Sejauh ini saya merasa cocok dengan guru yang ada," kata Ladisty Defianisa, siswa Sekolah Menengah Atas 47 Jakarta.

Iman menjelaskan, setiap murid dapat melakukan komplain hingga tiga kali pertemuan jika merasa tak puas. Dalam tiga pertemuan pertama itu, murid tak dikenakan biaya. "Karena biaya jasa baru dibayarkan 50 persen setelah pertemuan pertama dan dilunasi ketika seluruh pertemuan berakhir," kata Iman. Adapun pembayarannya dilakukan melalui rekening Ruangguru.com.

Untuk saat ini, Iman dan timnya tengah melakukan pengembangan menyediakan situs belajar online untuk persiapan ujian nasional yang dilengkapi dengan kumpulan soal dan fitur analisis hasil ujian. Selain itu, akan hadir aplikasi ponsel belajar online yang bisa diakses kapan saja dan di mana saja.

Pangsa pasar yang masih terbuka luas tentu menarik pemain lain untuk juga terjun di bisnis penawaran jasa guru privat di dunia maya. Sejauh ini ada dua situs yang bisa disebut sebagai kompetitor langsung Ruangguru.com, yaitu Primaprivat.com dan Tutor.co.id.

Tutor.co.id memiliki kebijakan yang mirip Ruangguru.com. Seorang pengajar, misalnya, bisa mempromosikan diri di situs ini dan menginformasikan ketersediaan waktu serta lokasi pengajaran. Pengajar juga dapat langsung mencantumkan jenis paket pengajaran dan harga yang ditawarkan. Seperti Ruangguru.com, Tutor.co.id juga mengenakan pemotongan biaya sebesar 20 persen dari total harga paket yang ditawarkan.

Situs lain penyedia tenaga pengajar secara online adalah Primaprivat.com. Wilayah yang menjadi target mereka adalah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi. Primaprivat.com telah berpengalaman lebih dari 18 tahun di bidang pengajaran privat. Ada lebih dari 5.000 tenaga pengajar yang berasal dari aneka perguruan tinggi.

Primaprivat.com hanya memiliki 10 jenis kursus, dari jenjang pendidikan taman kanak-kanak hingga sekolah menengah atas. Adapun kursus yang ditawarkan antara lain komputer, bahasa asing, membaca Al-Quran, renang, musim, sempoa, dan menjahit.

Hanya, situs ini tidak mencantumkan profil tenaga pengajar. Yang ada cuma alamat dan nomor telepon guru yang dapat dihubungi. Sebagai satu kelebihan, Primaprivat.com mengklaim dapat menyediakan tenaga pengajar yang dibutuhkan hanya dalam waktu 1-3 hari kerja.

Meski terdapat kutipan testimoni dari para orang tua murid yang pernah memakai jasa pengajar melalui Primaprivat.com, tak ada informasi tentang besaran biaya yang ditetapkan.

KORAN TEMPO | MAYA NAWANGWULAN

Berita lainnya:
Mengenal Gejala Hipertensi pada Anak
Segera Akhiri Hubungan Anda dengan Pria Seperti Ini
Gagal Turunkan Berat Badan? Mungkin Ini Penyebabnya






36 Juta Data Pengguna Kendaraan Bocor, Berpotensi Diperjualbelikan di Internet

10 hari lalu

36 Juta Data Pengguna Kendaraan Bocor, Berpotensi Diperjualbelikan di Internet

Sebanyak 36 Juta data registrasi pengguna kendaraan di Indonesia diduga alami kebocoran dan dijajakan di sebuah forum internet.


Iran Blokir Internet, Elon Musk Siap Kirim Starlink

12 hari lalu

Iran Blokir Internet, Elon Musk Siap Kirim Starlink

CEO SpaceX Elon Musk mengatakan pada Jumat bahwa ia akan mengaktifkan layanan internet satelit Starlink ke Iran, menanggapi cuitan Menlu AS


Asal-usul Hacker, Berbeda Dulu dan Sekarang?

21 hari lalu

Asal-usul Hacker, Berbeda Dulu dan Sekarang?

Kata hacker mulanya muncul untuk menyebut seorang yang mempunyai keahlian di bidang komputer, kemudian?


7 Langkah Mengembalikan Laptop atau Komputer yang Terserang Virus

22 hari lalu

7 Langkah Mengembalikan Laptop atau Komputer yang Terserang Virus

Berikut beberapa langkah yang bisa Anda lakukan untuk mengatasi serangan virus di laptop maupun komputer.


Inilah 5 Aksi Peretasan Terbesar di Dunia

24 hari lalu

Inilah 5 Aksi Peretasan Terbesar di Dunia

Berikut adalah sederet aksi peretasan terbesar di dunia yang dilakukan hacker.


Lima Bahaya Self Diagnosis

27 hari lalu

Lima Bahaya Self Diagnosis

Survei Pew Research Center's Internet & American Life Project menyatakan sepertiga dari mereka yang melakukan self diagnosis tak datang ke dokter.


Self Diagnosis dari Internet, Adakah Keuntungannya?

27 hari lalu

Self Diagnosis dari Internet, Adakah Keuntungannya?

Keuntungan pertama dari self diagnosis adalah mengurangi biaya operasional datang ke dokter, selagi penyakit dapat disembuhkan sendiri.


Segala Hal Ini Berakibat Menjadi Nomofobia

34 hari lalu

Segala Hal Ini Berakibat Menjadi Nomofobia

Merasa tak nyaman walaupun sebentar saja tak memegang ponsel menandakan nomophobia (no mobile phone phobia) atau nomofobia


3 Jenis Metode e-Voting, Mana Paling Cocok untuk Pemilu Indonesia?

39 hari lalu

3 Jenis Metode e-Voting, Mana Paling Cocok untuk Pemilu Indonesia?

Apakah itu e-Voting? Berikut jenis voting dalam pemilu secara online, mana paling cocok jika diberlakukan di Indonesia?


Dugaan 26 Juta Data IndiHome Bocor, Pakar: Bisa Dikopi Berulang-ulang

44 hari lalu

Dugaan 26 Juta Data IndiHome Bocor, Pakar: Bisa Dikopi Berulang-ulang

Pakar keamanan siber dan forensik digital dari Vaksincom, Alfons Tanujaya, menanggapi dugaan kebocoran 26 juta data pelanggan IndiHome.