Sayangi Organ Tubuh, Jauhi Alkohol

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi minuman beralkohol. TEMPO/Tony Hartawan

    Ilustrasi minuman beralkohol. TEMPO/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Konsumsi minuman beralkohol berlebihan tidak baik buat tubuh karena menimbulkan efek buruk buat organ-organ tertentu. Lambung, usus kecil, liver, dan ginjal harus bekerja lebih keras untuk mengatasi efek tersebut, atau bahkan tidak siap untuk melakukannya.

    Jadi, apa yang akan terjadi bila kita menjauhkan diri dari minuman beralkohol dan organ-organ tubuh bisa lebih fokus pada tugas sebenarnya daripada bekerja keras untuk membersihkan sisa-sisa racun dari alkohol? Berikut ini penjelasan cara kerja organ orang yang mengkonsumsi alkohol.

    1. Liver
    Liver yang sehat bisa memproses setengah ons alkohol murni dalam sejam, atau kira-kira dari sekaleng bir atau segelas anggur. Bila lebih dari itu, kerja liver makin berat. Alkohol mengalir ke liver yang langsung bereaksi memproduksi enzim toksik acetaldehyde yang bisa merusak sel-sel liver dan mengakibatkan kerusakan permanen.

    2. Jantung
    Bila mengkonsumsi alkohol melebihi batas yang bisa ditoleransi liver, sisanya akan mengalir ke jantung. Alkohol mengurangi tenaga yang dibutuhkan jantung untuk berkontraksi dan akibatnya darah yang terpompa lebih sedikit, kerja pembuluh darah di seluruh tubuh menurun, begitu pula dengan tekanan darah.

    Keadaan ini berlangsung setidaknya 30 menit sebelum jantung kembali bekerja normal. Itu hanya ukuran satu hari. Bila setiap hari jantung dialiri kelebihan alkohol, akibatnya adalah organ tersebut dan ototnya mengalami kerusakan. Ritme jantung jadi tidak teratur atau disebut arrhythmias.

    3. Gula darah
    Setiap hari, tubuh secara konstan berusaha menjaga kadar gula darah tapi tugas tersebut berhenti saat alkohol masuk. Hasil penelitian menemukan fakta bahwa alkohol mengganggu sistem dengan tiga sumber glukosa dan hormon yang dibutuhkan untuk menjaga kadar glukosa. Meminum alkohol berarti mengurangi kemampuan tubuh untuk menjaga kadar gula darah sehingga bisa menurunkan produksi insulin dan berakibat diabetes.

    4. Berat badan
    Meminum alkohol juga bisa berakibat naiknya berat badan karena makanan yang disantap langsung berubah menjadi lemak. Penyebabnya adalah enzim yang ada dalam sistem pencernaan sudah terlebih dulu bekerja keras memproses alkohol sebelum memproses makanan.

    5. Otak
    Alkohol bersifat sedatif dan ketika mencapai otak akibatnya adalah memperlambat transmisi impuls sel-sel syaraf yang mengontrol kemampuan untuk berpikir dan bergerak. Itulah alasan kenapa orang mabuk meracau, tak bisa melihat jelas, dan pikiran terganggu, serta memunculkan alasan larangan mengemudi saat dalam pengaruh alkohol.

    CHEATSHEET | PIPIT


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jokowi Menang di Basis Nahdlatul Ulama di Jawa Tengah dan Timur

    Jawa Tengah dan Jawa Timur, yang nota bene lumbung Nahdlatul Ulama, menjadi tempat Joko Widodo dan Ma'ruf Amin memanen suara dalam Pilpres 2019.