Lima Cara Alami Turunkan Kolesterol

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Teh hitam. sxc.hu

    Teh hitam. sxc.hu

    TEMPO.COJakarta - Kadar kolesterol tinggi dalam darah selalu membuat khawatir. Tubuh memang butuh kolesterol. Namun, bila jumlahnya terlalu banyak, justru bisa menghambat aliran darah ke jantung dan otak sehingga bisa mengakibatkan serangan jantung dan stroke.

    Ingin menurunkan kadar kolesterol dengan cara alami tanpa obat-obatan? Cobalah lima cara berikut ini.

    1. Minum teh hitam
    Meminum teh hitam sudah terbukti mampu menurunkan kadar kolesterol. Teh hitam mengandung flavonoid, antioksidan yang mampu mencegah oksidasi low-density lipoprotein (LDL/kolesterol jahat) yang bisa menimbulkan kerak pada pembuluh dan menghambat aliran darah.

    2. Konsumsi lemak baik
    Kurangi konsumsi lemak jahat dan perbanyak lemak baik. Lemak baik itu bisa diperoleh dari zaitun, kacang-kacangan, biji-bijian, minyak yang terbuat dari zaitun atau biji bunga matahari, ikan, dan telur.

    3. Jaga pola makan sehat
    Zaman semakin modern dan makanan semakin beragam. Namun jangan lupakan buah dan sayuran dalam menu sehari-hari. Daging tidak dilarang, tapi porsi terbesar harus diberikan pada sayuran dan buah-buahan.

    4. Olahraga
    Tak perlu berlari maraton sampai 42 kilometer, cukup berjalan atau berlari-lari kecil mengitari kompleks atau taman. Selan bisa menurunkan kolesterol, berolahraga secara teratur juga dapat menjaga berat badan. Pasalnya, kelebihan berat badan itulah yang kerap memicu kenaikan LDL dalam darah. Semua olahraga baik untuk menurunkan kolesterol, tapi berlatih kardio selama 30 menit sehari sudah cukup untuk menaikkan kolesterol baik (HDL).

    5. Perbanyak makan biji-bijian
    Gandum sangat baik untuk dikonsumsi karena mengandung serat tinggi dan tak akan membuat lapar serta bisa mencegah terjadinya penghambatan aliran darah.

    CHEATSHEET | PIPIT


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wabah Virus Corona Datang, 13.430 Narapidana Melenggang

    Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly memutuskan pembebasan sejumlah narapidana dan anak demi mengurangi penyebaran virus corona di penjara