8 Cara Bikin Anak Semangat Kerjakan PR

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi anak belajar/mengerjakan PR bersama orang tua. Shutterstock.com

    Ilustrasi anak belajar/mengerjakan PR bersama orang tua. Shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Beban pelajaran anak sekolah sekarang terasa semakin berat. Agar anak paham apa yang dipelajari di sekolah banyak guru yang memberikan pekerjaan rumah (PR).

    Tak jarang anak merasa terbebani dengan PR. Padahal PR selain membantu anak lebih mendalami pelajaran, juga salah satu cara mengembangkan rasa tanggung jawab kepada anak.

    Kebiasaan menyelesaikan PR dengan tertib akan membawa dampak positif bagi anak. Terutama saat anak memasuki usia dewasa.

    Ketika anak mengalami kesulitan dalam mengerjakan tugasnya. Tugas orang tua untuk membimbing dan mengarahkan anak, bukan membantu sepenuhnya. Ajari anak menyelesaikan kesulitannya dengan berdiskusi. Berikut ini tip agar anak semangat mengerjakan PR.

    1. Sediakan tempat belajar yang kondusif
    Tempat untuk mengerjakan PR sebaiknya memiliki penerangan cukup dan tenang, tidak berisik, tidak ada gangguan televisi, anak-anak lain bermain, atau orang-orang berbicara di telepon.

    2. Tetapkan waktu 
    Pilih waktu terbaik setelah anak melakukan aktivitas rutin, misalkan sore hari setelah selesai mandi sore atau setelah melaksanakan salat magrib.

    3. Tetapkan aturan 
    Pastikan Anda dan anak setuju pada waktu dan tempat yang ditetapkan.

    4. Dampingi dan ciptakan suasana menyenangkan
    Dampingi anak tanpa perlu menjadi satpam dan mendiktenya. Biarkan anak mengerjakan tugasnya dengan caranya sendiri. Namun tetap terkontrol. Belajar bersama dengan cara yang menyenangkan, misalnya dengan membuat bagan, mindmapping.

    5. Beri semangat 
    Jika anak memperlihatkan raut muka yang tidak senang. Jangan memarahinya tapi berilah dia semangat. Orang tua jangan putus asa untuk selalu memberikan motivasi.

    6. Periksa kembali PR-nya
    Minta agar ia selalu memeriksa kembali tugas yang sudah dikerjakannya. Agar anak terbiasa lebih teliti.

    7. Berikan waktu istirahat dan cukup makan
    Jika anak terlihat jenuh dan lelah, jangan memaksanya. Agar konsentrasi anak baik jangan mengerjakan PR dalam keadaan perut lapar. Ajak makan malam atau sediakan kudapan ringan.

    8. Puji dan hargai hasil pekerjaannya
    Ketika anak selesai mengerjakan tugas, tidak ada salahnya Anda memuji hasil kerjanya. Jika anak merasa dihargai, mereka akan lebih semangat lagi belajar.

    PARENTS | DINA ANDRIANI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.