Agar Produktivitas Kerja Tetap Terjaga

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi wanita bekerja. shutterstock.com

    Ilustrasi wanita bekerja. shutterstock.com

    TEMPO.COJakarta - Produktivitas yang baik tentu akan membuahkan hasil yang manis. Namun tak jarang produktivitas justru menurun. Kurangnya prioritas dan fokus biasanya menjadi penyebab produktivitas menurun. Saat produktivitas turun, hasil kerja kita pun menjadi kurang maksimal.

    Bila Anda mengalami hal tersebut, Anda bisa mengatasinya dengan menerapkan kebiasaan berikut:

    1. Kurangi Waktu untuk Hal yang Kurang Penting 
    Kurangi waktu Anda untuk orang-orang yang hanya membuang waktu Anda. Orang-orang tersebut hanya akan menghabiskan energi Anda untuk melakukan kegiatan berikutnya. Beritahukan saja kepada mereka bahwa Anda memiliki hal lain yang harus dikerjakan. 

    2. Buat Daftar Kegiatan yang Lebih Spesifik
    Dengan membuat daftar kegiatan yang lebih spesifik, kerja Anda akan lebih terarah. Anda bisa menambahkan penjelasan yang detail tentang apa yang harus Anda kerjakan atau selesaikan pada kegiatan tersebut. Dengan daftar yang lebih spesifik, Anda bisa mencapai hasil kerja yang lebih maksimal.

    3. Sediakan Waktu Istirahat yang Cukup
    Supaya kerja Anda dapat maksimal, Anda harus memiliki jeda dalam setiap kegiatan Anda. Anda bisa mendengarkan musik, jalan-jalan sebentar, membaca sesuatu, atau sekadar minum. Namun sebisa mungkin hindari membuka media sosial Anda. 

    Apabila perhatian Anda teralihkan ke hal lain, yang perlu diingat adalah untuk segera menghentikan tindakan tersebut dan tidak mengulanginya lagi.

    TABLOIDBINTANG

    Baca juga:
    Kiat Produktif Sepanjang Hari
    Mom, Biarkan Anak Bermain dengan Makanan
    8 Wanita Sukses yang Pernah Dipecat dari Pekerjaannya


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wabah Virus Corona Datang, 13.430 Narapidana Melenggang

    Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly memutuskan pembebasan sejumlah narapidana dan anak demi mengurangi penyebaran virus corona di penjara