Kesibukan Membantu Meningkatkan Fungsi Otak

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • nutritionaloutlook.com

    nutritionaloutlook.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Tak perlu mengeluh bila Anda sibuk. Ternyata kesibukan tersebut justru baik buat otak, terutama bagi mereka yang mulai berumur. Alasan itu juga menjadi penunjuk bahwa orang yang kurang sibuk lebih cepat pikun.

    Hasil penelitian tim Universitas Texas di Dallas, Amerika Serikat, menunjukkan orang dewasa dengan gaya hidup yang selalu sibuk justru memiliki fungsi kognitif lebih baik daripada mereka yang kurang sibuk.

    Tim tersebut meneliti mereka yang berusia 50-89 tahun sebagai bagian dari Dallas Lifespan Brain Study, yang mempelajari fungsi otak orang dewasa sehat di Amerika Serikat. Para peserta itu disurvei mengenai kegiatan sehari-hai mereka dan menjalani tes neuropsikologi untuk mengetahui performa kognitif mereka, apa pun pendidikannya.

    Hasilnya, para peserta yang banyak kesibukan memiliki daya ingat yang lebih baik, juga cara berbicara dan kecepatan otak dalam bekerja. Mereka juga mampu mengingat banyak hal pada masa lalu.

    Meski demikian, pemimpin penelitian, Sara Festini, mengingatkan bahwa timnya belum bisa menarik kesimpulan soal kaitan langsung antara kesibukan dan kemampuan kognitif yang lebih baik dan kemungkinan keterlibatan faktor-faktor lain.

    Orang-orang yang sibuk bisa meningkatkan kesehatan kognitif mereka dengan cara terus menggali informasi dalam kehidupan sehari-hari mereka, juga memiliki kesempatan lebih banyak untuk belajar.

    Tim tersebut juga mengaku kaget karena jarangnya penelitian soal kaitan kesibukan dengan fungsi kognitif, terutama pada zaman modern yang sarat kesibukan ini. Mereka juga berharap setelah ini makin banyak penelitian soal kesibukan dan fungsi otak itu.

    BOSTON GLOBE | PIPIT

    Baca juga: Heboh Kontribusi Reklamasi: Tiga Skenario Nasib Ahok

     

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kebijakan Lockdown Merupakan Kewenangan Pemerintah Pusat

    Presiden Joko Widodo menegaskan kebijakan lockdown merupakan wewenang pusat. Lockdown adalah salah satu jenis karantina dalam Undang-undang.