Olivia Munn Turunkan Berat 6 Kilogram demi Film X-Men  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Olivia Munn berpose dalam pemutaran film X-Men Apocalypse di London, 9 Mei 2016. Jeff Spicer/Getty Images

    Olivia Munn berpose dalam pemutaran film X-Men Apocalypse di London, 9 Mei 2016. Jeff Spicer/Getty Images

    TEMPO.COJakarta - Berat badan aktris Olivia Munn yang turun secara drastis membuat banyak orang menduga ia menurunkannya dengan cara tak sehat. Figur langsing aktris berusia 35 tahun itu bisa dilihat dalam sekuel terbaru film X-Men, X-Men: The Apocalypse, di mana ia berperan sebagai Psylocke, sosok mutan telekinetik.

    Munn membantah tuduhan tersebut. Kepada majalah Women's Health, di mana ia muncul untuk edisi Juni 2016, Munn menjelaskan bagaimana ia menurunkan bobotnya hingga enam kilogram.

    "Ketika mulai pengambilan gambar X-Men, saya mulai berlatih fisik secara pribadi dan berusaha mengkonsumsi makanan sehat. Tujuan saya hanya ingin lebih fit dan sehat," ungkap Munn.

    "Benar-benar sebuah perubahan besar karena saya berusaha berlatih keras setiap hari. Saya juga berusaha menjalani diet 20-80, di mana 80 persen makanan berupa buah dan sayuran, 20 persen lainnya apa saja," tutur wanita asal Oklahoma, Amerika Serikat, itu.

    Pesohor lain yang menjalani diet 20-80 adalah supermodel asal Brasil, Giselle Bundchen. Munn sendiri sebelumnya mengaku ia tak sengaja menurunkan berat badan itu.

    Munn juga mengaku menginginkan banyak adegan perkelahian dalam perannya sebagai Psylocke, yang pada versi awalnya tidak banyak. Maklum, Munn memang ahli bela diri taekwondo.

    "Saya berlatih taekwondo dan pedang setiap hari untuk peran tersebut. Setelah syuting selesai, saya berusaha menambah berat lagi," ungkapnya.

    PIPIT

    Berita lainnya:
    5 Tanda Tubuh Kekurangan Vitamin
    Uji Nyali dengan Kuliner Ekstrem Reptilia
    Ini Dia 3 Dosa yang Bikin Rusak Karier Anda


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Resep Mudah Membuat Disinfektan Saat Wabah Virus Corona

    Ketika wabah virus corona merebak, cairan disinfektan kian diminati masyarakat. Bila kehabisan, ada cara alternatif membuat cairan anti kuman itu.