Tom Hanks Sesali Gaya Hidupnya yang Berujung Diabetes  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tom Hanks. Wikimedia.org

    Tom Hanks. Wikimedia.org

    TEMPO.COJakarta - Aktor kawakan Tom Hanks mengaku sangat menyesal tidak memperhatikan pola makan di masa lalu. Menurut pria berusia 59 tahun tersebut, makan seenaknya itulah yang telah memicu diabetes tipe 2 yang kini dideritanya. Ia divonis menderita diabetes pada 2013. 

    "Saya adalah bagian dari generasi Amerika pemalas yang banyak menghabiskan waktu dengan berpesta dan kini harus bergulat dengan penyakit," kata Hanks kepada Radio Times.

    "Saya kelebihan berat badan, seperti yang terlihat di banyak film. Saya memang benar-benar bodoh. Saya pikir saya bisa menghindari penyakit dengan cara menyingkirkan roti dari burger keju. Ternyata masalahnya lebih dari itu," tutur lelaki yang telah membintangi sederet film laris tersebut.

    Kini, suami Rita Wilson itu berharap para dokter bisa menyembuhkan penyakitnya. Namun, syarat utamanya, ia harus bisa menurunkan berat badannya.

    Hanks, yang menjadi ayah pada usia 21 tahun, juga mengaku berkeluarga di usia yang masih sangat mudah ikut mempengaruhi hidupnya. Ia juga mengaku bukan penggemar minuman beralkohol dan tak meminumnya secara berlebihan.

    Diabetes tipe 2 adalah jenis yang paling banyak terjadi dan biasanya menimpa mereka yang berusia cukup lanjut serta sering dikaitkan dengan obesitas. Bila tidak mendapat perawatan yang memadai, diabetes tipe 2 bisa mengakibatkan kebutaan, gagal ginjal, atau bahkan kerusakan anggota badan yang bisa berujung amputasi serta meningkatkan risiko penyakit jantung.

    Gejala lain dari diabetes tipe 2 adalah sering buang air kecil dan selalu merasa haus serta kelelahan yang seolah tak berujung.

    PIPIT


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Mereka Boleh Tetap Bekerja Saat DKI Jakarta Berstatus PSBB

    PSBB di Jakarta dilaksanakan selama empatbelas hari dan dapat diperpanjang. Meski demikian, ada juga beberapa bidang yang mendapat pengecualian.