Jenis Minyak yang Sehat untuk Memasak  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Makanan yang dimasak dengan minyak goreng. sxc.hu

    Makanan yang dimasak dengan minyak goreng. sxc.hu

    TEMPO.COJakarta - Ada beragam jenis minyak yang dapat dipakai untuk memasak. Seperti dilansir The Doctors, Travis Stork dan Jennifer Ashton menjelaskan beberapa tipe minyak untuk menumis, yaitu minyak sayur, minyak canola, minyak zaitun, dan minyak kelapa. 

    Kriteria minyak goreng yang baik adalah kandungan lemak jenuhnya berjumlah lebih sedikit dibandingkan dengan lemak tak jenuh yang ada dalam komposisi minyak tersebut. "Ketika memasak, minyak harus di bawah suhu tertentu agar dapat mengoksidasi dan menghasilkan radikal bebas,” ujar Dr Ashton. Berikut ini beberapa jenis minyak nabati dan karakteristiknya.

    1. Minyak sayur (vegetable oil)
    Minyak yang berasal dari tumbuhan ini tidak terlalu sehat. “Minyak sayur mengandung 62 persen lemak tak jenuh ganda,” kata Dr Ashton. Artinya, saat memasak, panas mengoksidasi sangat cepat.

    2. Minyak canola (canola oil)
    Ashton menjelaskan, minyak canola mengandung 15 persen lemak jenuh. Sedikit lebih baik ketimbang minyak sayur. Minyak canola merupakan ekstrak dari biji canola yang termasuk minyak nabati. Aman untuk kesehatan dan mengandung omega-3 yang cukup tinggi. Minyak canola dapat dipakai sebagai salad oil. Jika digunakan untuk memasak, panaskan dengan api kecil.

    3. Minyak zaitun (olive oil)
    Minyak yang terbuat dari buah zaitun ini baik bagi kesehatan jantung karena mengandung kolesterol baik. Dalam memasak lebih stabil pada suhu menengah. Jika menggunakan api di atas 350 derajat, minyak mudah pecah. 

    Minyak zaitun bisa membantu menurunkan kadar kolesterol jahat dan trigliserida tanpa menurunkan kadar kolesterol baik. Minyak zaitun sangat tidak disarankan untuk menggoreng karena sangat tidak tahan panas.

    4. Minyak kelapa (coconut oil)
    Jika memasak dengan suhu tinggi, disarankan untuk memilih minyak kelapa. Mengandung lemak jenuh tertinggi di antara minyak sayur, minyak canola, dan minyak zaitun. Minyak kelapa akan menjadi padat pada suhu kamar. Rasanya sedikit manis.

    Minyak kelapa sering dianggap tidak sehat karena mengandung lemak jenuh. Lemak pada minyak kelapa tidak sama dengan lemak hewani. Minyak kelapa tidak mengandung kolesterol sehingga aman untuk memasak. Penggunaan minyak kelapa sebaiknya bergantian dengan minyak lain.

    Dr Stork mengatakan dua minyak favoritnya adalah minyak zaitun dan minyak kelapa. Keduanya memiliki fungsi yang berbeda. Minyak goreng yang sehat haruslah minyak yang rendah asam lemak jenuh dan memiliki kandungan asam lemak tak jenuh yang tinggi.

    HUFFINGTONPOST | DINA ANDRIANI

    Baca juga:
    Tip Menyimpan Sikat Gigi
    Waspadai 10 Penyebab Serangan Stroke
    Ada Enzim Hebat yang Mampu Mengontrol Mutasi Virus HIV


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ada 283 Jenazah Dikuburkan dengan SOP Covid-19 di DKI Jakarta

    Anies Baswedan menyebut Dinas Kehutanan dan Pertamanan telah mengubur 283 jenazah dengan SOP Covid-19. Jumlah penguburan melonjak pada Maret 2020.