Yang Harus Dilakukan Saat Pasangan Depresi

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi pasangan bermasalah. Shutterstock.com

    Ilustrasi pasangan bermasalah. Shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Bila pasangan Anda pernah terdeteksi mengalami depresi, tentu ada tindakan yang harus dilakukan. Langkah ini berupa pencegahan atau antisipasi bila dia dalam kondisi tertekan. Menurut terapis kognitif, Anna Albright, depresi bukan gangguan yang disebabkan oleh gaya hidup. "Depresi adalah sebuah penyakit yang bila tidak segera diatasi dapat mempengaruhi orang seisi rumah," kata Albright, seperti yang dikutip dari situs Netdoctor.co.uk.

    Demi menghindari kejadian yang tidak diinginkan, Albright merangkum enam keadaan yang menunjukkan pasangan sedang mengalami depresi. Berikut ini penjelasannya:

    1. Depresi bersifat sementara
    Depresi menghalangi seseorang untuk memaknai dan merasakan kenyamanan. Halangan ini tidak selalu muncul, melainkan terjadi dalam beberapa episode. Lantaran terjadi dalam beberapa episode, depresi bersifat sementara.

    2. Depresi tidak akan menghancurkan hubungan bersama pasangan
    Pada titik tertentu, ada gejala yang tidak biasa pada pasangan. Misalnya, pasangan yang mulai menarik diri atau enggan melakukan rutinitas pasangan suami-istri. Bila gejala ini muncul saat Anda dan pasangan sedang dalam masa memperbaiki hubungan, mungkin Anda bisa berkonsultasi kepada mentor pernikahan. Tapi bila pasangan Anda ternyata depresi sebaiknya jangan. "Sebab gejala ini menandakan, pasangan sedang sakit," kata Albright.

    3. Perilaku akibat depresi tidak dapat diprediksi
    Ketika seseorang mengalami depresi, perilaku yang muncul cenderung menggambarkan suasana hati atau perasaan yang dirasakan. Ada beberapa orang yang melewatinya dengan berdiam diri di rumah, tidak ingin berpakaian, atau mengunyah makanan yang tidak sehat.

    4. Perhatikan perasaan Anda
    Hanya karena Anda tidak mengalami depresi, bukan berarti Anda tidak merasakan apa yang pasangan rasakan. Justru penting menyampaikan perasaan Anda yang sesungguhnya. Perasaan Anda yang tertekan atau butuh dicintai tetap harus disampaikan kepada pasangan.

    5. Depresi adalah urusan yang sangat biasa
    Depresi bukan penyakit langka. Depresi juga terjadi pada setiap orang. Depresi merupakan satu dari penyakit jiwa yang paling ringan. Dengan mengetahui fakta ini, Anda dapat memiliki sudut pandang yang berbeda tentang depresi. Dengan begitu, Anda akan tenang dan dapat menghadapi depresi pasangan dengan baik dan mudah mengantisipasinya.

    6. Lanjutkan pertolongan
    Sekali lagi, Albright menegaskan, depresi tetaplah sebuah penyakit yang membutuhkan pertolongan. Bila pasangan Anda enggan ke dokter atau psikiatri untuk mengatasi gejala depresi, maka Anda yang dapat memulai inisiatif dengan menghubungi psikiatri.

    NETDOCTOR.CO.UK | CHETA NILAWATY

    Baca juga:
    BB Cushion: 1 Kemasan, 6 Manfaat untuk Kecantikan
    Tip Agar Anak Doyan Makan Buah dan Sayur
    Gaun Transparan Kendall Jenner di Cannes


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jokowi Memilih Status PSBB, Sejumlah Negara Memutuskan Lockdown

    Presiden Joko Widodo atau Jokowi memutuskan PSBB. Hal itu berbeda dengan sejumlah negara yang telah menetapkan status lockdown atau karantina wilayah.