Menakar Bahaya Racun Alami pada Buah dan Sayur

Reporter

Editor

Rini Kustiani

ilustrasi buah tomat. Shutterstock.com

TEMPO.CO, Jakarta - Zat kimia alami atau phytonutrient banyak terdapat dalam buah dan sayuran. Phytonutrient bukan termasuk dalam vitamin maupun mineral. Phytonutrient diproduksi secara alami oleh tanaman guna melindungi diri dari faktor lingkungan seperti hama, bakteri, virus, atau jamur. Salah satu jenis phytonutrient adalah likopen.

Likopen adalah phytonutrient yang membuat buah jadi berwarna dan penuh citarasa. Likopen biasanya terdapat di buah tomat, jambu batu, semangka, aprikot, dan jeruk bali. Likopen juga memiliki banyak manfaat, seperti mencegah serangan jantung dan stroke. Likopen berkhasiat mengurangi penyebaran kanker prostat, perut, paru-paru, maupun payudara.

Beberapa pasien dengan osteoporosis juga disarankan untuk mengkonsumsi buah atau sayuran yang mengandung likopen. Zat alami ini pun dikenal memiliki khasiat untuk mencegah penuaan dini. Meski begitu, tidak serta merta likopen dapat dikonsumsi terlalu banyak. Mengkonsumsi likopen harus segera dihentikan bila terjadi masalah berikut:

1. Alergi
Segera hentikan konsumsi makanan mengandung likopen bila terjadi reaksi alergi. Beberapa orang diketahui memiliki alergi terhadap likopen.

2. Masalah perut
Diare, mual, kram perut, kentut, atau bahkan muntah bisa terjadi bila terlalu banyak mengkonsumsi likopen. Biasanya, rasa asam seperti yang terkandung dalam tomat atau produk turunanny seperti saus jadi penyebabnya.

3. Lycopendodermia
Gejala ini biasanya timbul bila terlalu banyak makan buah atau sayur berwarna merah seperti tomat, bit, cabai merah, atau jenis buah beri. Efeknya adalah muncul bercak-bercak merah pada kulit. Banyak orang yang mengalami gejala ini setelah meminum terlalu banyak jus tomat.

4. Tekanan darah rendah
Konsumsi likopen juga bisa menurunkan tekanan darah. Berhati-hatilah untuk mengkonsumsinya bila Anda sudah meminum obat-obatan untuk menurunkan tekanan darah. Namun karena itulah likopen sangat baik untuk mereka yang memiliki tekanan darah tinggi.

5. Sedang minum obat-obatan
Likopen bisa berinteraksi dengan obat-obatan kemoterapi yang diminum oleh pasien kanker. Likopen juga bereaksi terhadap antibiotik seperti Ciprofloxacin dan Dlestra. Sebaiknya berkonsultasilah dulu dengan dokter, sebelum mengkonsumsi likopen di saat bersamaan dengan obat-obatan.

FITDAY l PIPIT

Baca juga:
5 Makanan Pemicu Kembung
Quaker Oats Dituding Menipu dan Memicu Kanker
Ada Enzim Hebat yang Mampu Mengontrol Mutasi Virus HIV






Kenali Tepung Mocaf dan Manfaatnya

19 jam lalu

Kenali Tepung Mocaf dan Manfaatnya

Tepung mocaf adalah tepung bebas gluten dengan rasa yang ringan dan teksturnya yang halus.


5 Tahun Jonghyun Tewas karena Karbon Monoksida, Ini 4 Kelompok yang Berisiko Tinggi Hirup CO

2 hari lalu

5 Tahun Jonghyun Tewas karena Karbon Monoksida, Ini 4 Kelompok yang Berisiko Tinggi Hirup CO

Lima tahun lalu bintang Kpop Jonghyun ditemukan tewas keracunan karbon monoksida. Siapa saja kelompok yang rentang menghirup CO?


Kenali Gejala Keracunan Parasetamol pada Anak sebelum Terlambat

8 hari lalu

Kenali Gejala Keracunan Parasetamol pada Anak sebelum Terlambat

Keracunan parasetamol yang berlebih jika tidak ditangani bisa menyebabkan kerusakan hati hingga kematian. Perhatikan gejalanya sebelum terlambat.


8 Warga Mandailing Natal Keracunan Gas Diduga dari Sumur PT SMGP

11 hari lalu

8 Warga Mandailing Natal Keracunan Gas Diduga dari Sumur PT SMGP

Peristiwa keracunan kembali terjadi di sekitar PT Sorik Marapi Geothermal Power (SMGP) di Kecamatan Puncak Sorik Marapi, Kabupaten Mandailing Natal.


Makanan yang Bisa Mematikan bila Tak Disiapkan dengan Benar

46 hari lalu

Makanan yang Bisa Mematikan bila Tak Disiapkan dengan Benar

Ada banyak makanan yang dapat membunuh jika tidak disiapkan dengan benar karena mengandung racun berbahaya. Berikut di antaranya.


Hasil Autopsi Kopda Muslimin Tewas karena Keracunan, Apa Saja Zat Berbahaya Penyebab Keracunan?

30 Juli 2022

Hasil Autopsi Kopda Muslimin Tewas karena Keracunan, Apa Saja Zat Berbahaya Penyebab Keracunan?

Hasil autopsi dmenunjukkan bahwa meninggalnya Kopda Muslimin disebabkan karena keracunan. Lantas, apa saja bahaya dari keracunan?


Polisi Militer Sebut Kopda Muslimin Meninggal karena Keracunan

28 Juli 2022

Polisi Militer Sebut Kopda Muslimin Meninggal karena Keracunan

Komandan Polisi Militer Kodam IV/Diponegoro Kolonel Rinoso Budi mengungkapkan, berdasarkan autopsi, Kopda Muslimin meninggal karena keracunan.


71 Orang di Iran Keracunan akibat Ledakan Pabrik Kimia

15 Juni 2022

71 Orang di Iran Keracunan akibat Ledakan Pabrik Kimia

Otoritas setempat Iran mengatakan, ledakan itu disebabkan oleh kebocoran dari tangki amonium pabrik di kota Firouzabad.


ESDM Hentikan Sementara Pengeboran Panas Bumi PT SMGP di Mandailing Natal

26 April 2022

ESDM Hentikan Sementara Pengeboran Panas Bumi PT SMGP di Mandailing Natal

Kementerian ESDM menghentikan sementara kegiatan pengeboran panas bumi PT SMGP di Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara.


Intelijen AS: Abramovich dan Negosiator Ukraina Bukan Diracun, tapi Faktor Alam

29 Maret 2022

Intelijen AS: Abramovich dan Negosiator Ukraina Bukan Diracun, tapi Faktor Alam

Intelijen AS menyebut gejala mata merah dan kulit mengelupas yang dialami Roman Abramovich dan negosiator Ukraina adalah karena faktor lingkungan